Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Warisan Kuno: Kembalinya Sang Pewaris

Warisan Kuno: Kembalinya Sang Pewaris

Kiara berlari, menahan tubuh Arka yang terluka dan berdarah di sisi pelipis. “Ada... sesuatu di dalamnya,” gumam Arka, batuk. “Sesuatu yang mengenali aku.” “Kenal?” Genta menembakkan peluru energi ke arah kepala makhluk itu, tapi pelurunya lenyap sebelum menyentuh target. “Apa maksudmu ‘kenal’?” “Dia bilang namaku,” Arka memegangi dada. “Dalam bahasa lama... suara itu memanggilku dengan nama ‘Aruval’.”
3.7K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as koto ga aru
Read
+Library
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

Radit berdiri di dapur, menuang kopi untuk dirinya sendiri. Bau kopi hitam yang pekat sedikit menenangkan sarafnya yang tegang. Di meja makan, Kara dan Mira sudah duduk bersama, kepala mereka hampir bersentuhan sambil melihat buku gambar. Kara menunjuk salah satu halaman dengan jari kecilnya. “Kak Mira, ini Arka yang kamu gambar. Lucu ya? Rambutnya keriting seperti Papa.”
9.8112.8K viewsCompletedAdded to Library 4.5K Times as koto ga aru
Read
+Library
Di Bawah Selimut Tetangga

Di Bawah Selimut Tetangga

kata Sagara pelan, langsung mendekat dan mencium kening Aruna. Aruna tersenyum malu-malu. “Kamu juga ganteng. Tapi jangan bilang gitu terus, aku jadi grogi.” Sagara tertawa kecil, lalu menarik Aruna ke pelukannya. “Grogi kenapa? Bukannya sudah sering lebih dari ini ya. Kok masih grogi,” tengil Sagara. “Ish, Sagara,” kesal Aruna sambil memukul dada pria itu yang sebenarnya juga tidak terasa sakit sama sekali.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as koto ga aru
Read
+Library
Jerat Cinta Pembantu Jandaku

Jerat Cinta Pembantu Jandaku

Tok Tok Aron jelas mendengar suara ketukan pintunya, "Masuk!" Tak lama kemudian, muncul sosok Kanaya yang datang dengan membawa semangkuk sup hangat dan juga air hangat. Aroma gurih seketika menusuk hidung Aron. Mata yang semula terpejam perlahan terbuka. "Selamat pagi, Tuan." Aron menatap Kanaya. Wajah cantik itu membuat Aron tersenyum tipis.
102.3K viewsCompletedAdded to Library 49 Times as koto ga aru
Read
+Library
Gairah Terlarang: Sahabat Suamiku, Nafsu Rahasiaku

Gairah Terlarang: Sahabat Suamiku, Nafsu Rahasiaku

“Oke, oke … Papa suapin lagi. Tapi jangan bikin buburnya terbang lagi, ya?” Arsy membuka mulut lebar—lebih lebar dari tadi. Aurora mencicit gemas. “Aduh, lucunya anak Mama, kayak ikan koi.” Luke mendengus pelan. “Ikan koi apaan?” “Tch,” Aurora berdecak pelan. “Masa gak tahu ikan koi, sih.” Bibirnya maju beberapa senti, matanya fokus pada Arsy yang nyaman berada di stroller.
10239.0K viewsCompletedAdded to Library 9.3K Times as koto ga aru
Read
+Library
Karma

Karma

Kata Dante “ Iya aku jadi geregetan melihat kamu yang diam saja, kamu punya Hak untuk membalas rasa sakit yang telah mereka berikan pada kamu, apa perlu kita yang labrak mereka” sahut Olive. Sharla hanya tertawa melihat teman temannya.
1014.4K viewsCompletedAdded to Library 287 Times as koto ga aru
Read
+Library
Misunderstanding

Misunderstanding

celoteh Ara. “Dari awal gue tahu, kalau gue enggak mungkin salah jatuh cinta sama lo.” Saga mencubit ujung hidung Ara dengan gemas. “Aduh, sakit, Saga!” protes Ara dengan bibir manyun. “Jadi gimana, tetep mau pakai mode cupu di sekolah? Atau ....”
103.1K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as koto ga aru
Read
+Library
Arimbi

Arimbi

Melihat perubahan Leo, Hanna pun menghampirinya dan bertanya-tanya. "Leo, ada apa?" Perasaan Hanna tidak enak. "Arimbi meninggal dunia." Sontak Hanna menekap mulut, air matanya jatuh dengan sendirinya saat mengingat Arimbi. "Innalilahi wa innalilahi raji'un." Mengusap wajahnya berulang kali, Leo menatap Hanna dengan lembut. Memerhatikan wajah Arimbi yang berseri kemerahan di bawah terik matahari. Dadanya jadi terasa nyeri.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as koto ga aru
Read
+Library
KAMASEAN

KAMASEAN

ujar Ardi. “Iya, Ardi. Saya sudah dalam perjalanan, hendak menuju ke sana. Kabari saja beliau, saya akan datang dalam sepuluh menit lagi,” balas Daniel. “Baik, Pak,” sahut Ardi. Panggilan itu pun terputus. Daniel menurunkan ponsel itu dari telinganya. Tiba-tiba… “Awaaaasss!” teriak Daniel ketika melihat seorang perempuan menyebrang di hadapannya. Dengan sigap Daniel membelokkan mobilnya, menghindari sosok itu.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as koto ga aru
Read
+Library
PREV
1234569
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status