Di Ranjang Majikanku
Wajahnya keras, menatap tajam.
Bhaga baru sempat menoleh ketika satu di antara mereka menghantam kacanya dengan gagang tongkat. Bhaga spontan keluar, tapi pukulan lain menghantam rahangnya. Tubuhnya terhuyung.
“Dompet, telepon, semua, berikan!” seru salah satu preman.
Bhaga, dalam keadaan limbung, melawan. Tendangan pertama mengenai perut salah satu dari mereka, tapi yang lain langsung menyerang balik. Tinju, pukulan, hantaman keras ke rusuk.