Mayat di Atas Ranjang
Dirga menepuk-nepuk lembut pipi Karmila, berharap bisa membangunkan gadis itu, tetapi Karmila tetap tak sadarkan diri.
“Dia tidak apa-apa. Bawa dia masuk ke kamarnya, Dirga,” sahut seorang perempuan yang tiba-tiba saja muncul dari balik pintu.
Perempuan itulah Kandita. Dia memiliki sepasang mata bulat berwarna hitam, sehitam jelaga, sama sperti warna rambutnya yang terurai panjang, lurus sampai pinggang. Kandita berhidung bangir, tetapi mungil, sangat cocok dengan bibirnya yang merekah mungil layaknya sekuntum mawar baru mekar. Kulitnya yang putih, halus, berkilau di bawah mentari, dibalut gaun putih panjang tanpa lengan. Gerak-geriknya anggun seperti seorang putri keraton. Namun yang paling
Bab Populer