Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengasuh Kesayangan Bujang Arogan

Pengasuh Kesayangan Bujang Arogan

Dia bahkan mendirikan cafe ini untukku sebelum kami sah menikah. Setelah puas berkeliling, aku mengajak Mas Rama duduk di kursi panjang di tengah cafe. Suasana mendadak romantis dan syahdu saat melihat lampu-lampu kecil itu dinyalakan. "Cantik." Aku tersenyum puas melihat dekorasi cafe ini. Benar-benar kekinian dan cocok untuk muda-mudi. Di bagian atas cocok untuk orang-orang dewasa yang lebih suka duduk di kursi dan lebih tertutup, sementara lantai bawah cocok untuk keluarga dengan anak-anak kecil karena lesehan.
1030.4K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as kursi cafe
Read
+Library
Istri Polos dari Desa Milik Tuan Muda

Istri Polos dari Desa Milik Tuan Muda

"Meja itu kosong, bagaimana jika kita duduk saja di sana?" "Baiklah," jawabku cepat. Aku menarik kursi lalu memindahkan bobot tubuhnya ke atas permukaan kursi kayu ini. Kakiku yang terasa sedikit kaku dan pegal karena tadi berdiri cukup lama seketika menghilang. Suasana cafe ini cukup nyaman dengan sentuhan klasik di beberapa bagian. Beberapa orang mahasiswa terlihat sedang berbincang sambil memanfaatkan WiFi gratis di cafe ini.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as kursi cafe
Read
+Library
SWEETHEART MAFIA

SWEETHEART MAFIA

"Gitu, dong! Jangan kaku-kau. Yuk!" Aiza menyusul langkah Satria memasuki sebuah kafe tepat di seberang tempat kursus. Kafe kecil itu didominasi warna cokelat kayu dengan aroma kayu bercampur dengan wangi dari roti yang baru dipanggang.
1015.3K viewsCompletedAdded to Library 322 Times as kursi cafe
Read
+Library
My Mafia

My Mafia

Dan uang tabungannya itu jelas tidak sedikit. Hei, Caesaria tidak akan menjadi orang miskin di negara ini. *** One Fifteenth coffee. Itu adalah nama cafe yang Caesar tujui. Tempatnya sangat cocok untuk duduk sejenak sambil minum segelas kopi panas. Caesar masuk ke dalam cafe lalu duduk di meja yang berada di pojok. Setelah itu, datang seorang pelayan membawa buku dan pena untuk mencatat pesanan. Caesar membaca semua menu dalam buku lalu mengatakan pesanannya, "Hot Cappucino dan scrambled eggs. "
104.1K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as kursi cafe
Read
+Library
Mantanku Seorang ASN

Mantanku Seorang ASN

Ya, resiko kalau kost campuran kan emang seperti ini. “Eh di depan swalayan PS ada caffe yang baru buka lho. Ada banyak diskon di sana. Belum makan kan, mbak. Nyoba ke caffe itu yuk,” ajak Taka yang duduk di kursi dari bambu. Kursi yang tadi sore dipakai duduk Wuri dan Ifan. Wuri meliriknya sebentar. “Ke sana aja.” jawabnya, tak berminat.
1025.5K viewsCompletedAdded to Library 586 Times as kursi cafe
Read
+Library
KAMAR KEDUA

KAMAR KEDUA

Ia duduk di sudut cafe, sendirian dan membelakangi deretan kursi-kursi yang biasanya selalu terisi penuh di jam makan siang. Cafe itu bukan cafe mahal. Satria suka duduk di sana karena kopi robusta mereka langsung dari petani kopi Aceh Gayo. Aromanya khas. Letaknya pun masih di seputaran pelabuhan. Agak dekat dari kantornya.
10245.9K viewsOngoingAdded to Library 7.9K Times as kursi cafe
Show Reviews (118)
Read
+Library
BIAN_Bella
novel ini memang berkualiti tinggi. Saya sanggup berjaga sampai lewat malam kerana terlalu asyik membaca. Gaya bahasanya indah, kemas, dan mudah difahami. Membuatkan setiap bab mengalir lancar. Jalan ceritanya jg berbeza daripada kebanyakan novel lain kerana tidak bergantung pada unsur dewasa sahaja
Sulistianah cuplis
wes lah...kalo novel kak njus gk ada yg gagal. rating 10 semua. keren semua. semua ceritanya gk ada yg lebay, relevan dgn kehidupan dan masalah-masalah yg sering terjadi, tp dikemas dengan penulisan yg luar biasa. makasih ya kak nyusul namaku pernah jadi pemeran figuran di salah satu novel nya ......
Read All Reviews
Mencuri Calon Suami Adikku

Mencuri Calon Suami Adikku

Bahkan tempat duduk yang ada di bagian cafe—toko itu menyatu dengan cafe di bagian samping, memilih kursi empuk yang nyaman seperti sofa, dibanding kuris tegak yang biasa ada di cafe. Semua menampakkan kehangatan, dan masih dilengkapi tawa dari pengunjung yang sedang mengobrol dengan kasir. Seorang wanita cantik—sangat cantik, bahkan mungkin lebih cantik dari Luna, padahal penampilannya sederhana. Rambutnya panjang berkuncir—bukan Sarah yang pasti. Sarah termasuk orang yang berpenampilan tenang, tidak mencolok seperti itu.
1017.5K viewsCompletedAdded to Library 645 Times as kursi cafe
Read
+Library
The Wedding Fuss

The Wedding Fuss

Tapi, untung saja kafe yang baru dibuka tiga bulan lalu ini nggak mengecewakan. Design interior dalam kafe cukup sederhana. Dindingnya sengaja dibiarkan tanpa cat, hanya semen berwarna abu-abu yang justru membuat nyaman. Ruangannya lega karena nggak terlalu banyak bangku di sini. Kursi dan meja berwarna hitam-putih terbuat dari kayu yang empuk dan bikin betah. Jendela-jendela besar mengelilingi ruangan, membuat cahaya matahari dengan bebas menyelonong masuk. Yang paling kusukai di Kafe Kita, musik yang diputar punya tingkat suara yang pas. Nggak ada musik keras yang siap menghancurkan gendang telinga.
701 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as kursi cafe
Read
+Library
Berondong Posesifku

Berondong Posesifku

Mama Vezy mengangkat tangan lalu seorang pelayan mendekat. Vezy memilih mengedarkan pandang. Melihat interior kafe yang dikelilingi dengan kaca tetapi agak buram di bagian pertengahan ke bawah. Dia lalu melihat meja bundar dengan nomor di bagian tengah serta kursi dengan sandaran bundar. Sepertinya, Vezy akan datang ke tempat ini lagi, bersama pasangannya kelak. "Kenapa? Udah kepikiran ngajak cewek ke sini?"
1.8K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as kursi cafe
Read
+Library
Dikhianati Mantan, Dinikahi Paman Miliardernya

Dikhianati Mantan, Dinikahi Paman Miliardernya

Dewa pun melakukan hal yang sama, menaiki ojek online hingga tiba di cafe di mana Andini dan Naura berada. Di Kafe Cipete Dewa bersembunyi di balik pot bunga plastik besar, duduk nyempil di kursi kecil anak-anak. Pelayan kafe sempat menghampiri. “Maaf, Pak… itu kursi khusus pengunjung usia di bawah lima tahun.” “Saya lima tahun… tambah tiga puluh tahun—” jawab Dewa dengan mendengus kasar. Ia pun mencari kursi kosong yang mungkin tidak mencolok.
1051.8K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as kursi cafe
Show Reviews (15)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Piemar
Halo, My Lovely Goodreaders, selamat datang di kisah Andini & Dewa ya.. semoga terhibur dengan ceritanya. Kali ini ceritanya tidak melulu tegang, emosional tapi ada humor yang bikin cerita makin seru.
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status