Ibu Mertuaku Penuh Drama
Begitu aku ke luar kamar, mereka berdua tersenyum sembari menenteng barang belanjaan yang cukup banyak bahkan diantaranya mereka membeli kereta roda bayi.
“Kak, kami tadi habis berbelanja keperluan dapur sekalian jalan-jalan lihat diskonan, ternyata kursi roda ini yang biasanya harganya sampai lima ratus malah dapat diskon dan harganya hanya dua ratusan, makanya langsung kami patungan beli buat keponakan ganteng kami, mana dia, Kak?” cerocos Farida seperti biasanya, aku tersenyum melihatnya.