Safir dan Delapan Berandal
"Kebahagiaan itu sumbernya bukan dari rumah aja, coba lo keluar, cari kebahagiaan versi diri sendiri kalau rumah bukan jawaban."
Bola mata Safir bergerak mengikuti tangan Harka, pada mereka yang sibuk dengan kegiatannya masing-masing. Kepalanya mengangguk untuk menyetujui apa yang didengar. Safir tidak memiliki rumah yang sesuai dengan impiannya, tetapi, dia juga bisa mendapat banyak rumah dari mereka yang menganggapnya di dunia ini.
"Lihat." Kali ini pandangan Harka terangkat, pada senja yang sudah hampir menghilang dan siap menjemput malam dengan semua gelapnya. "Contohnya kami, lihat senja muncul, kami bahagia."
Hot Chapters