MENGEJAR CINTA TUKANG KAYU TAMPAN
Jemyadamluka di hatiluka di hati istrikulirik semakin sayang semakin kejamlidah terluka
Bagi seorang seniman sejati, rasanya ada sesuatu yang tak tergantikan dari guratan tangan.
"Aku suka desain ini!" ucap Chatrine sambil menunjuk satu kertas, sebuah sketsa kursi dengan lengkungan sandaran menyerupai pintu lengkung masjid klasik, namun kakinya ramping modern.
Liam melirik, alisnya sedikit terangkat. "Kau punya selera bagus. Itu memang salah satu yang menurutku punya nyawa."
Chatrine tersenyum, lalu menarik kursi dan ikut duduk di depan Liam. "Waktu kita tinggal satu minggu. Dan kau tahu, bukan hanya kita yang ikut tender ini."