Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sang Dewa Perang

Sang Dewa Perang

Adery mengejek dan mengabaikannya. Rasanya sangat aman selama dia tidak dekat-dekat dengan Merrick. Istirahat lima belas menit berakhir, dan pembawa acara naik ke panggung untuk melanjutkan pelelangan. Selanjutnya, benda lelang ketujuh ditampilkan. Benda itu adalah kursi berlengan kuno. Setelah persaingan yang ketat, kursi itu dibeli dengan harga $220.000.
9.23.9M viewsCompletedAdded to Library 93.6K Times as kursi tangan
Show Reviews (432)
Read
+Library
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Tinggal Bersama Bos Cantikku

Tinggal Bersama Bos Cantikku

"Benarkah?" Dito tertawa dan langsung berdiri di atas kursi, lalu melepaskan sandaran tangan kursi yang terbuat dari baja tahan karat dengan tangan kosong, memutarnya menjadi pelintiran dan kemudian melemparkannya ke bawah. Meski hanya berbahan stainless steel, kekuatannya jauh melebihi manusia biasa. Myko dan Lena sama-sama kaget, tangan Myko sudah mulai menyentuh telepon.
9.9389.8K viewsCompletedAdded to Library 13.3K Times as kursi tangan
Read
+Library
LONELY TOGETHER

LONELY TOGETHER

Tempat perabotan seperti kursi dan set meja serta lemari dan rak. “Kursi untuk ruang tamu? Bukan sofa?” Gaia bertanya melihat ruang tamu dalam gambar di ponsel milik Raga. Laki-laki itu masih memperhatikan beberapa kursi yang cukup ramping dari kayu di sana. Gaia kemudian memperhatikan sebuah kursi dengan rongga di bagian bawahnya. Ada beberapa macam ukuran dan sepertinya unik dengan design di rongga yang mungkin bisa berfungsi sebagai tempat penyimpanan. “Ini aja? Cukup murah, kita bisa beli kursi dan mejanya terpisah?” Gaia terlihat cukup senang dengan apa yang dia pilih. Raga masih diam dan menunjukkan ekspresi yang tidak setuju tentu saja.
958 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as kursi tangan
Read
+Library
Berondong Posesifku

Berondong Posesifku

"Boleh juga." "Oke! Pesen dua, ya?" tanya Arma lalu memasukkan ke keranjang. "Kalau kursi, harus nyaman. Kalau enggak, punggung sakit." "Lo bebas pilih kursi semahal apapun." Arma tidak begitu menggubris. Dia mencari kursi dengan sandaran agak tinggi. Hingga menemukan sebuah kursi berwarna hitam. "Ini boleh?"
1.8K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as kursi tangan
Read
+Library
Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Mantan Suami Memohon Cintaku Lagi

Sementara itu, di dalam museum, Pak Wira—pria sepuh berperawakan tegap dengan rambut putih keperakan yang disisir rapi ke belakang—sedang berdiri di depan sebuah kursi jati ukiran mawar yang tampak seperti baru saja diangkat dari ruang raja Jawa. Ia menatap kursi itu dengan takzim. Kacamatanya yang menggantung di ujung hidung memantulkan cahaya pagi ketika ia berseru, “Wah, bagus banget ini! Kursi jati ukiran tangan. Mahesa, ini asli, ya?” Mahesa tersenyum kecil, langkahnya tenang saat ia mendekat. “Asli, Pak. Dulu sempat dipakai kakek di ruang tamu utama. Baru minggu lalu dipindahin ke sini.”
1023.3K viewsCompletedAdded to Library 908 Times as kursi tangan
Read
+Library
Marry My Maid

Marry My Maid

Tangan nya berpegangan pada badan kursi kayu tersebut guna membantu nya untuk naik ke atas kursi. Cyra mengulum senyum saat sesuatu yang ia inginkan sudah ada di tangan. Satu tangan nya kembali berpegangan untuk membantunya turun dari kursi. Namun, tiba-tiba saja tangan nya terasa licin hingga ia kehilangan keseimbangan. "ceroboh!" Cyra yang baru saja memejamkan mata langsung kembali membuka matanya saat merasakan seseorang menangkap tubuh nya.
9.0K viewsCompletedAdded to Library 260 Times as kursi tangan
Read
+Library
Rombongan Pengantin dari Alam Gaib

Rombongan Pengantin dari Alam Gaib

Secara tiba-tiba, kursi goyang itu berputar menghadap ke arah Bah Karsun. Pria itu masih berdiri di tempat, mencoba memperhatikan gerakan benda itu. Tanpa disangka, kursi yang terbuat dari kayu dengan pahatan dari kayu jati tersebut melesat, menabrak tubuh ringkih Bah Karsun sampai ia terjerembab dan menabrak tihang pintu.
9.722.0K viewsOngoingAdded to Library 790 Times as kursi tangan
Read
+Library
WRONG TURN

WRONG TURN

Satu-satunya indikasi hanyalah napasnya pendek dan lebih cepat. Gabe datang dari lantai atas, membawa kursi yang lebih tepat untuk situasi ini, dengan punggung kursi terbuat dari kayu sungguhan dan kaki yang lebih panjang dari pada kursi desainer pendek yang ada di sini. “Aku punya satu.” Dia menaruh kursi itu di antara sofa dengan sedikit suara kayu menyentuh lantai terdengar yang membuat Tennyson kaget.
1014.5K viewsCompletedAdded to Library 478 Times as kursi tangan
Read
+Library
Early Marriage

Early Marriage

Kursi beasr terbuat dari jati kualitas tinggi dengan ukiran khas Jepara, menjadi tempat kami mendaratkan tubuh. Dari dalam ruang tengah, atau mungkin ruang makan? Terdengar gelak tawa beberapa orang. Kami tak langsung menuju ke sana, karena khawatir ada tamu penting. Bang Al membaringkan badannya di kursi besar ini dan gue duduk menyangga kepalanya. Tatapan kami beradu, sesaat gue tersesat dalam kelam manik pria itu. Senyum pria ini mengembang menampilkan sepasang lesung pipi yang menambah pesonanya semakin terpancar.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as kursi tangan
Read
+Library
MENGEJAR CINTA TUKANG KAYU TAMPAN

MENGEJAR CINTA TUKANG KAYU TAMPAN

Bagi seorang seniman sejati, rasanya ada sesuatu yang tak tergantikan dari guratan tangan. "Aku suka desain ini!" ucap Chatrine sambil menunjuk satu kertas, sebuah sketsa kursi dengan lengkungan sandaran menyerupai pintu lengkung masjid klasik, namun kakinya ramping modern. Liam melirik, alisnya sedikit terangkat. "Kau punya selera bagus. Itu memang salah satu yang menurutku punya nyawa." Chatrine tersenyum, lalu menarik kursi dan ikut duduk di depan Liam. "Waktu kita tinggal satu minggu. Dan kau tahu, bukan hanya kita yang ikut tender ini."
1021.6K viewsCompletedAdded to Library 432 Times as kursi tangan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status