Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Kursi itu terbuat dari kayu jati yang kuat dengan bantalan empuk di bagian tengahnya. Angi sempat ingin duduk di kursi itu, ah, sayangnya bukan waktu yang cukup untum berleha-leha disana. Kesempatan ini cukup untum mengistirahatkan badan dan energinya. Angi beranjak naik ke tempat tidur. Ia membuka kedua sendal talinya yang sejak dua hari yang lalu tak pernah dilepasnya. Terbayang rasa perih tali itu mengelilingi kaki Angi yang sudah bertambah memar akibat banyak melewati jalan yang tidak mulus.
107.9K viewsCompletedAdded to Library 198 Times as kursi tangan
Read
+Library
ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA

ISTRI BERCADARKU MANTAN MAFIA

Yudha bahkan menutup mulutnya sekeras yang dia bisa membayangkan hal terburuk yang sedang terjadi pada keluarganya sedangkan dia tidak berbuat apa-apa. Sekarang, setelah yakin para penjahat itu pergi, perlahan Yudha mengangkat kursi itu. Gemetar tubuhnya saat berdiri dan berhasil keluar dari lubang kursi hiasnya. Kursi itu terbuat dari kayu dengan desain yang memiliki lubang yang penuh. Ukuran lebarnya cukup untuk menampung tubuh manusia yang meringkut duduk. Tidak akan ada yang curiga, ada manusia yang bersembunyi di dalamnya karena mengira itu hanya kursi kayu penuh, tanpa lubang.
10272.6K viewsCompletedAdded to Library 9.3K Times as kursi tangan
Read
+Library
KUKU BU SAPTO

KUKU BU SAPTO

Hanya begerak tanpa ada yang duduk di atasnya. "Lalu sekarang apa yang harus kita lakukan Mas?" "Sekarang perhatikan sosok itu, Sa! lewat kaca lemari. Lihat kedua tangannya yang di sandaran kursi!" Raisa mulai memperhatikan kedua jemari tangan Mbok Yumna. Yang memegang erat kayu berbentuk bulat di ujung sandaran kursi. Lalu, dia menoleh pada Delon. Dengan dahi yang berkerut.
1078.4K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as kursi tangan
Show Reviews (37)
Read
+Library
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Hayisa Aaroon
Berbagai hal ganjil yang dialami pemandi jenazah setelah memandikan jenazah benar adanya, itu saya dengar langsung dari mereka. Banyak pelajaran hidup bisa ambil dari mereka yang sudah tidak hidup. Terimakasih Penulis untuk tema luar biasanya, mengingat kematian membuat hati kita, down to the earth.
Read All Reviews
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

"Duduk," perintah Raka Pradana. Suaranya tidak keras, tidak membentak, tapi memiliki bobot otoritas yang membuat lutut Citra Melati refleks menekuk. Citra duduk di satu-satunya kursi ergonomis di ruangan itu. Kursi Herman Miller seharga dua puluh juta yang terasa memeluk punggungnya dengan presisi menakutkan. Di sekelilingnya, rak-rak server menjulang seperti gedung pencakar langit mini, lampu indikatornya berkedip biru dalam ritme hipnotik.
750 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as kursi tangan
Read
+Library
Melahirkan Anak untuk Sang Miliarder

Melahirkan Anak untuk Sang Miliarder

Tania langsung mengalihkan pandang. Melihat sebuah kursi kayu, Tania menariknya ke dekat pohon. Satu tangannya memegang hiasan bintang, sedang satu tangannya yang lain memegang bagian tepi kursi. Berancang-ancang untuk naik sebelum seseorang menarik bagian belakang bajunya. "Tidak usah aneh-aneh. Kau bisa jatuh."
1039.6K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as kursi tangan
Read
+Library
Kursi Panas di Kantor

Kursi Panas di Kantor

tanya Rindi dengan nada mengiba. Giselle menggelengkan kepalanya seraya tertawa ringan, "Bukan benci sama kamu, kok!" ujarnya santai. "Kenapa, Rindi? Perlu bantuan?" tanya Giselle sejurus kemudian. Rindi masuk ke dalam ruangan Giselle dan berjalan menuju kursi yang diletakkan di depan mejanya. Digunakan jika memang ada anak buahnya yang butuh datang untuk konsultasi dengannya.
1029.5K viewsCompletedAdded to Library 648 Times as kursi tangan
Read
+Library
Antara Kau, Aku & Papimu

Antara Kau, Aku & Papimu

Ada tiga buah kursi terbuat dari besi dengan motif pada bagian pegangan kursi berisi daun dan pada ujungnya melingkar, serta pada bagian sandarannya tampak dibuat garis-garis horizontal. Di depannya ada sebuah meja yang terbuat dari besi dengan motif melingkar pada bagian sisi kaki kursi. Dan kursi itu warna putih dengan spons pada dudukan kursi berwarna hijau tua. Serta ada sebuah pot kaca setinggi tiga puluh centimeter berisi pohon sri rejeki yang berdaun hijau pekat.
9.780.8K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as kursi tangan
Show Reviews (24)
Read
+Library
Parikesit70
Terima Kasih untuk Pembaca Setia Parikesit70 yang udah ikut sampai ke sini.. Terharu... dan sulit utk diungkapkan dgn kata-kata. Apalah arti cerita ini tanpa dukungan dari kakak semua Love You All Sekebon yaa.........️...... ...️LOVE...LOVE...LOVE...️
Pepermints
duh baru bisa baca kak, kemaren sakit dan harus dikurangi hpnya .......padahal udah kangen bgt sama erlangga........ love love pokoknya.. maksih ya kak.. semangat terus nulisnya.. jangan lupa istrhat.. .........
Read All Reviews
Malam Pertama Sang Istri Kontrak

Malam Pertama Sang Istri Kontrak

“Lihat, bukan buatan tukang profesional, tapi cukup kuat untuk kita gunakan.” Aisyah meletakkan keranjang, lalu mendekat. Ia meraba permukaan kursi itu dengan jari-jarinya, lalu menatap Arga penuh kagum. “Bagiku ini lebih berharga daripada kursi paling mahal di dunia. Karena kau yang membuatnya dengan tanganmu sendiri.”
101.3K viewsCompletedAdded to Library 47 Times as kursi tangan
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

perintah Ketua Dewan. Dua prajurit berzirah perak maju, menggeser sebuah kursi tua dari sisi aula. Kursi itu sederhana bentuknya, tapi ukirannya penuh simbol kuno. Kayu gelapnya memancarkan aura aneh, seolah menyimpan gema emosi masa lalu. Risa terperanjat. “Itu... Kursi Resonansi.”
1.3K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as kursi tangan
Read
+Library
Cinta Pengganti

Cinta Pengganti

“Iya, main.” “Tapi di sini sepi, nggak ada mainan, nggak ada Kasih juga.” Ketika langkah Duta berhenti di samping meja, tangannya spontan terjulur memegang punggung kursi yang ada di sampingnya. Duta tidak mengerti dengan bahan kain yang digunakan untuk melapisi kursi tersebut, tetapi ia paham harganya pastilah sangat mahal.
1070.7K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as kursi tangan
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status