Terjerat Godaan Sahabatku
Bryan menarik napas panjang, berusaha meredam detak jantungnya yang menghantam dada tanpa ampun. Tatapan Tuan Adam masih lurus ke depan, menembus langit biru yang perlahan ditutupi awan tipis.
Dengan suara hati-hati, Bryan akhirnya membuka mulut, “Saya…”
Namun baru satu kata keluar, Tuan Adam mengangkat tangannya, seakan memotong habis kalimat itu. Perlahan ia berbalik, sorot matanya tajam, menembus dalam hingga membuat Bryan sulit bernapas.
Hot Chapters