Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lelaki yang Datang di Mimpiku Setiap Malam

Lelaki yang Datang di Mimpiku Setiap Malam

"Aku penulis, bukan penyanyi." Seperti apa yang Rendi bilang, live music memang berlangsung dengan menyenangkan. Azura seperti ditarik mundur ke era 90-an dimana lagu-lagu lama kembali mengudara. Setiap lirik yang tertangkap telinga cenderung sederhana, tapi sangat mengena. "Selamat malam, semuanya," ucap seorang lelaki yang tiba-tiba naik ke atas panggung.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai lalala lirik
Baca
+Pustaka
Sang Kakak Buat Aku Tergila

Sang Kakak Buat Aku Tergila

'Tuhan, ku lagi sendiri' 'Memikirkan dia' 'Slalu tentang dirinya' 'Tuhan, ini jeritan jiwaku' 'Cerita tentang hatiku' 'Semua keluh kesahku' 'Semua keluh kesahku' 'Resah hati ini tanpanya, memikirkan dia' "S'lalu tentang dia yang memberikan' 'Indahnya cinta untuk kumiliki' 'Menggenggam indahnya dunia' 'Sampai waktu menghentikan semua'
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai lalala lirik
Baca
+Pustaka
Elara: Terlahir Kembali Dengan Penuh Luka

Elara: Terlahir Kembali Dengan Penuh Luka

Itu kaeena Jendela yang lupa ia tutup semalam angin malam bertiup kencang, mengibas-ngibaskan tirai tipis kamarnya. Ia duduk tegak di ranjangnya, menunggu detak jantungnya kembali normal. Kamu tidak seharusnya lahir ke dunia ini. Kalimat itu masih bergema di kepalanya, nyaring seperti bel yang baru saja dipukul. Lara menutup matanya sebentar.
717 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai lalala lirik
Baca
+Pustaka
LANGIT penuh MELODY

LANGIT penuh MELODY

Rahang kokoh penuh ketegasan, hidung mancung dan guratan alis tebal begitu nyata membuat Langit semakin sempurna. "Hey, kamu melamun," ucap Langit membuat Melody tersadar.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai lalala lirik
Baca
+Pustaka
Hasratku Menjadi Candunya

Hasratku Menjadi Candunya

Tak ada klarifikasi, tak ada bantahan—seolah mereka sama sekali tak peduli pada kegaduhan itu. Di ruang kerja. Jiang Jingyu sedang memeriksa email dari Lin Rui ketika tiba-tiba ponselnya berdering. Ia melirik sekilas, lalu menekan tombol jawab. Begitu tersambung, terdengar suara malas bercampur nada tidak percaya dari seberang sana. “Jiang Jingyu, kau gila? Atau perusahaanmu yang gila? Proyek kecil keluarga Chi yang sepele itu, masa kau tertarik?”
10791 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai lalala lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status