Putri Rahasia Sang Idola
Askar mengacungkan kantong plastik tadi dan langsung disambut anggukan cepat Gana.
“Udah. Hari ini emak masak,” jawabnya sambil tersenyum. “Gana ngamen dulu ya, Bang!” pamitnya. “Nanti sore jangan lupa datang!”
Askar mengangguk sambil mengacungkan jempol pada Gana. Anak berusia sepuluh tahun itu bukan satu-satunya pengamen dan anak jalanan yang dikenal Askar. Di sekitar sekolah yang kebetulan dekat dengan lampu merah, Askar sangat mudah menjumpai mereka. Ada yang sedang mengamen, berjualan asongan, sampai mengemis. Askar bukannya tidak peduli pada mereka, tapi mengembalikan mereka semua ke sekolah bukanlah hal yang mudah. Selain masalah biaya, semangat mereka untuk belajar sepertinya sudah h
الفصول الرائجة