Pembalasan Dendam yang Munafik
"Mereka sudah merayu suamiku dan berpikir karena wajahku cacat, mereka bisa merebut statusku sebagai istri orang terkaya."
"Aku nggak punya pilihan selain mengenyahkan mereka semua dari dunia ini. Janice, kamu bilang kamu nggak bisa merasakan sakit, kamu juga sudah jadi bagian keluarga ini, kenapa kamu nggak mau membantu kami?"
"Bisa-bisanya kamu bekerja sama dengan orang luar untuk berkomplot melawan kami, kamu pikir bisa keluar dari sini hidup-hidup?"
Aku hendak menyahut, namun Pak Willy tiba-tiba menyerangku dengan jarum suntik. Entah kapan dia mengambilnya.