Simpanan Ayah Mertua
"Nanti Ibu yang ganti, ya, Sayang. Kamu tidak perlu khawatir. Setelah pekerjaan Ibu selesai, kita akan pergi ke pasar untuk membeli baju lebaran."
Naya mengangguk. Senyuman kembali terbit di bibirnya. Senang, masih bisa membeli baju lebaran meski tabungannya sudah dirampas sang ayah.
Hingga lebaran menjelang, Yasmin rela menunggu ujung Ramadhan. Mencari pakaian dengan harga yang sangat rendah. Tak apa kalau pun ketinggalan model, yang penting mereknya masih menempel disana.