Puncak Benua
ucap Yue.
"Yah, dibandingkan dengan mereka, kita berada jauh, agaknya mendapatkan kelas dua kali ini adalah keberuntungan bagiku," ucap Maye.
Keributan terdengar lagi, seorang laki-laki muda dengan pedang di punggungnya berdiri dengan sikap acuh dan memandang menara di depannya yang menunjukkan angka lima.
"Soujan, genius klan Selaksa Pedang," ucap Luan. "Itu salah satu yang bisa di sandingkan dengan Jeyun.'