Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
YOU

YOU

Hal penting apa emang yang mau kamu bahas sama aku? XavierAG (Nanti aja kita bahas langsung oke, aku balik kerja lagi ya. Jaga diri kamu baik-baik oke dan sampai bertemu di tanggal 08, Ocean)
2.3K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as limites
Read
+Library
Unknown

Unknown

“Nyet gak ada cowok-cewek itu temenan atau sahabatan, pasti salah satunya nyimpen rasa” “Enggak nyet suer, lu kek gak percaya banget sama temen lo jadinya” “Berapa persen lo bisa yakin? Entah itu elu apa Adira pasti salah satunya bakal nyimpen perasaan. Dengerin gue kali ini aja kalo lo beneran pengen lulus dengan selamat dari fakultas ini. Lo sendiri yang bilang niat lo kuliah cuma pengen cepet lulus”
2.1K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as limites
Read
+Library
Broken

Broken

ucap Ami tegas. “Batasan? Maksudnya aku gak boleh temenan sama Yandi gitu, bun?” tanya Reina meminta penjelasan. “Kamu boleh temanan sama dia, tapi kamu harus tahu batasannya. Kamu gak boleh terlalu dekat sama dia, Reina.” “Aku kan emang cuma temanan sama Yandi, bun.” “Bunda gak yakin kalau kalian cuma temanan. Karena kalian terlalu dekat!”
1013.6K viewsCompletedAdded to Library 381 Times as limites
Read
+Library
Sistem Tanpa Batas

Sistem Tanpa Batas

[Terima kasih tuan] Shen long kemudian menggunakan pakaian yang rapih miliknya untuk pergi dan membeli beberapa keperluannya Tempat pertama yang ia kunjungi adalah ATM untuk menarik sejumlah uang kecil karena tidak mungkin baginya untuk mengeluarkan black card miliknya untuk setiap pembelian Dan lagi tidak semua tempat yang ingin ia datangi dapat menerima aksea black card miliknya hal ini karena keterbatasan mesin pembayaran bukannya kartu miliknya Teringat akan hal ini shen long meminta sistem untuk memberikan kartu dengan limit terbesar yang dapat diakses oleh mesin pembayaran biasa agar ia tidak kesulitan [Kartu telah selesai di buat.. tuan rumah dapat mengeluarkannya kapanpun] Shen long
104.9K viewsOngoingAdded to Library 189 Times as limites
Read
+Library
SEBATAS TEMPAT SINGGAH

SEBATAS TEMPAT SINGGAH

"Ha ... bis dar ... i ...." Angga kehilangan kosa kata melihat paper bag belanjaan yang ada di tangan Shania. Semua terlihat dari brand-brand ternama. Tidak hanya satu atau dua paper bag, tetapi Angga sampai tidak bisa menghitungnya. Shania bahkan kewalahan membawanya. "Astaga, Shania!!!" teriak Angga sampai menggema ke seluruh ruangan. Shania yang terkejut, mematung di tempatnya.
1021.6K viewsCompletedAdded to Library 712 Times as limites
Read
+Library
Reuni

Reuni

Dimas pun akhirnya tersadar jika mereka sudah ngobrol cukup lama, namun Dimas tidak ingin pertemuannya dengan Asti kali ini akan menjadi pertemuan yang pertama sekaligus menjadi pertemuan terakhirnya, dia pun mencari akal agar pertemuannya bisa berlanjut. Dimas yang merupakan seorang pebisnis dia mengajak Asti kerja sama, tapi Asti Hasan terlihat tidak memiliki kemampuan untuk bisnis. Hal ini terbaca oleh Mahira dia pandai menilai seseorang, dia paham pasti hal ini adalah modus saja yang dibuat oleh Dimas untuk bisa lanjut sehingga ada alasan untuk mereka saling bertemu. Jam menunjukkan pukul 11.30, Glen yang sudah kelelahan bolak-balik menangis dan tentu saja suara tangisannya yang keras
2.9K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as limites
Read
+Library
PARALLEL

PARALLEL

Vladivostok, Mei 2025 Xabi mengamati benda kotak dan pipih di tangannya, Ia masih belum percaya benda ini adalah sebuah ponsel. Tidak ada tombol bahkan tempat baterai yang bisa dibongkar pasang. Belum lagi kameranya, satu di depan dan empat di belakang. Telepon genggam terakhir yang ia miliki adalah Blackberry paling tipis yang ia beli setelah memenangkan turnamen Dota 2.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as limites
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status