DIAMNYA ISTRIKU
Makanya dia berani menyapaku.
"Dinda," ucapku membuyarkan lamunannya. Sebab bukan menjawab pertanyaanku, wanita itu malah larut dalam lamunan.
"Ya Pak?" jawabnya.
"Siapa yang sakit?"
"Luna diperkosa, Pak. Keadaannya sangat memprihatinkan," jawab Dinda membuat mataku terbelalak.
"Dia di rumah sakit mana?"