Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bukan Cinta Duda Biasa

Bukan Cinta Duda Biasa

Aku mengangguk saja sebelum ia menyadari kecanggunganku. Setelah berkendara selama kurang lebih sepuluh menit, kami sudah tiba di salah satu cafe yang di hiasi dengan berbagai tanaman hijau di beberapa sudutnya. Perpaduan warna putih dan hitam juga membuat kafe ini terlihat apik. "Kamu mau makan?" tanya Meira sambil membolak-balikkan buku menu di tangannya. "Nggak, aku kenyang." "Oke. Mbak aku mau satu ice green tea sama satu ice lychee tea. Sama bomboloni dua ya," ucap Meira pada pramusaji yang berdiri di samping kami.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 441 kali sebagai ling ling cafe
Baca
+Pustaka
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

menatap Lila, “kesempatan emas buat kita promosi. Kafe dan nama kita.” “Maksud kamu, mereka para investor? Parlente? Pegiat kuliner profesional dan ternama?” “Semoga aja iya." Satu bunyi notifikasi dari gawai Lila menyela pendengaran mereka berdua. Menampilkan pesan masuk dalam aplikasi Conversay. “Sherlin nagih,” lapor Lila, “sampai lupa pesanannya.”
9.82.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai ling ling cafe
Baca
+Pustaka
Jerat Sang Mantan (Saat Mantan Gagal Move On)

Jerat Sang Mantan (Saat Mantan Gagal Move On)

Salah satu staf perusahaan LW Group, yang akhirnya merasa puas dengan pilihan kue yang Navisha tawarkan untuk disuguhkan di acara ulang tahun perusahaan ini minggu depan. "Tidak masalah, kami pun sangat berterima kasih karena anda bersedia memakai jasa cafe kami, dalam acara besar tersebut." Navisha menjawab dengan sopan, seraya menyambut uluran tangan Felix. "Tentu saja kami akan memilih cafe kalian. Review tentang cafe kalian sudah banyak sekali kami dengar. Dan banyak orang merekomendasikan." "Anda terlalu memuji, kami hanya berusaha menyediakan sesuai yang di pesan." Navisha menanggapi dengan rendah hati
1019.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 706 kali sebagai ling ling cafe
Baca
+Pustaka
Foto di Dalam Mobil Suamiku

Foto di Dalam Mobil Suamiku

Sedangkan aku melihat Lina segera mengirim pesan pada seluruh pegawai, tentunya ada group khusus untuk pegawai cafe ini. “Sudah beres,” kata Lina sembari memasukkan ponsel ke tas kecil miliknya, “aku kebelakang dulu. Kamu mau makan dan minum apa? Biar aku suruh pegawai yang lain antar ke meja kamu.” “Seperti biasa aja, deh,” ucapku.
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai ling ling cafe
Baca
+Pustaka
Cahaya Lilin

Cahaya Lilin

Yazid pun segera menanda tangani semua berkas-berkas itu. Melati datang membawa nampan dengan secangkir teh hangat di atasnya. Ilham, Rahmat dan lainnya sedang asik bercengkrama. Mereka tidak terlihat seperti orang yang baru kenal. Tidak ada rasa canggung satu sama lain. Memang Ilham adalah orang yang sangat super dan memiliki kemampuan bergaul yang luar biasa. Penampilannya yang rapi, wajahnya yang tampan serta kata-katanya yang sopan membuatnya di suakai oleh siapa pun. bahkan oleh orang- orang yang baru mengenalnya sekalipun.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai ling ling cafe
Baca
+Pustaka
Pencuri Kecil Kesayangan Tuan Muda

Pencuri Kecil Kesayangan Tuan Muda

Clea bertanya pada sopir taksi yang langsung mengangguk. "Ada cafe Lemoncello, Nona! Letaknya di atas tebing pinggir laut. Selalu ramai pengunjung datang ke sana dan menunya lengkap dari sarapan sampai menu makan malam ada," "Oke, bawa saya ke sana!" pinta Clea langsung tertarik dan sopir taksi melajukan taksinya menuju cafe Lemoncello yang sudah ramai didatangi pengunjung untuk makan siang.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai ling ling cafe
Baca
+Pustaka
Flower Travel

Flower Travel

Buru-buru Sherly menarik ujung lengan bajuku, kemudian berbisik, "Udah mau pulang, lho. Ayo buruan." Aku mengikutinya ke luar dari ruangan ini, melewati dapur, lalu tempat pembuatan minuman dan berakhir pada banyaknya meja berisikan pelanggan. Ini adalah kafe. Aku tahu itu karena terlihat hiasan dinding bertuliskan 'cafe clair de lune' dengan gaya lettering. "Tunggu-tunggu! Tugas gue apa?" tanyaku sedikit kebingungan.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai ling ling cafe
Baca
+Pustaka
Ditiduri Majikan

Ditiduri Majikan

sapanya sembari menempelkan hp itu ke telinga. “Kamu di mana, Ling? Mama ada di gudang. Tapi kata Kurnia kamu udah pergi.” “Lagi ngopi,” jawabnya singkat. Seorang pelayan caffe datang membawa nampan berisi kopi dan kentang goreng yang tadi Lingga pesan. “Di caffe mana? Mama ke situ.” Lingga menarik nafas dalamnya lebih dulu, menghembuskan dengan kasar sebelum kembali bicara. “Caffeshop samping hotel Anin.”
1032.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 804 kali sebagai ling ling cafe
Baca
+Pustaka
Halte Cafe

Halte Cafe

Walakin, semuanya seakan menguap dari dalam benaknya. Ting, suara lonceng dibalik pintu berdenting nyaring. Keduanya pun kompak menolehkan kepala ke arah yang sama. Pintu cafe tengah terbuka dari luar. Lalu menampilkan, sekumpulan ibu-ibu berpakaian olahraga yang sekonyong-konyong masuk ke dalam cafe. "Yuk, Bu Ajeng di sini aja. Tempatnya bagus kok. Kita bisa foto-foto di sini." Seseorang mengkomando seorang wanita yang sepertinya ketua kelompok tersebut.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai ling ling cafe
Baca
+Pustaka
30 Hari Mendapatkan Benih Suamiku

30 Hari Mendapatkan Benih Suamiku

Alih-alih bertanya soal kabar, Fahri justru bertanya seperti itu. Fahri menduga saja karena Lian tampak melihat-lihat jajaran bangunan cafe dan warung-warung di sekitaran sana. Lian mengangguk. "Mencari yang ada menu sehat." "Oh, kebetulan, aku ada rekomendasi Cafe di ujung sana. Ada menu vegan juga. Mau ke sana?" tawar Fahri yang seperti sudah hafal sekali daerah sini.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai ling ling cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status