Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rasa Tanpa Batas Waktu

Rasa Tanpa Batas Waktu

Steffan membebaskan Viola memesan apapun yang dia inginkan. "Kepiting saos padang, cumi pedas manis, kakap bakar.... udah itu aja," Viola menutup buku menu. Sementara seorang pelayan yang berdiri di sebelah mejanya mencatat pesanannya. "Beneran udah cukup?" sergah Steffan. "Hmm," Viola mengangguk. "Oke mbak. Itu aja. Sama minumnya aku lemon squash satu, kamu?" Steffan menunjuk Viola.
106.0K viewsOngoingAdded to Library 234 Times as limitless cafe
Read
+Library
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Alan memeriksa ponselnya lalu menatap kearahku, “temanku sudah menunggu. Aku akan mengantarmu sampai rumah.” Jadi dia mengajakku kesini hanya untuk bertanya pekerjaanku dan meminta nomor ponselku? Astaga! Keesokan harinya. Karena kehidupanku biasa-biasa saja, untuk hari ini aku berniat untuk mendatangi sebuah kafe yang melegenda dengan salah satu menu andalan mereka yaitu Black Meal dan Cheese Fried Chicken. Kafe Mandellin, namanya. Kafe tersebut bisa ditempuh dengan waktu 10 menit dari kafeku.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as limitless cafe
Read
+Library
Perumahan Bejo 23 The Series

Perumahan Bejo 23 The Series

jawab Delina. "Di lantai berapa cafenya ? apa nama cafenya? aku membawa oma ku ,tidak masalah kan?" tanya Liade kembali. "Oh tidak apa-apa, aku juga datang bersama seorang sahabatku. Nama cafe nya ***** , di lantai 3. Saat ini aku memakai jaket Hoodie warna ungu yah" papar Delina menjelaskan. "Baiklah , sampai jumpa ya. Mungkin sebentar lagi kita akan bertemu ,karena aku sudah berada di parkiran mobil" sahut Liade menjelaskan posisinya berada sekarang.
1015.2K viewsCompletedAdded to Library 501 Times as limitless cafe
Read
+Library
Mate Terlarang Sang Alpha

Mate Terlarang Sang Alpha

Lima tahun telah berlalu, Starfield telah melupakan malam kekacauan itu dan menganggapnya sebagai anomali elektromagnetik massal. Di pusat distrik komersial yang tidak pernah tidur, berdiri sebuah cafe bernama Gridlock Resto & Coffee yang bernuansa kayu yang hangat dan terjepit di antara gedung-gedung perkantoran. Cafe itu selalu ramai, karena sosok pelayan yang berdiri di balik mesin espresso.
101.1K viewsOngoingAdded to Library 22 Times as limitless cafe
Read
+Library
The Endless Love

The Endless Love

katanya kemudian sambungan telepon pun diputus sepihak. Delta semakin mengerutkan keningnya namun akhirnya ia melajukan mobilnya menuju cafe Vintage. Selain tidak tahu harus kemana lagi, Delta juga butuh mendinginkan otaknya ahar bisa berpikir lebih jernih, sekaligus penasaran apa yang ingin dikatakan oleh Alden. ••••
107.6K viewsOngoingAdded to Library 297 Times as limitless cafe
Read
+Library
Orang Ketiga (Indonesia)

Orang Ketiga (Indonesia)

**** Suasana Milliar Cafe terlihat ramai siang dan malam, beberapa pelayan terlihat sibuk melayani para tamu dan menyajikan beberapa aneka minuman unik untuk para pengunjung cafe tersebut. Setelah memarkir mobil, Lea memasuki cafe tersebut siang itu. Ia tersenyum pada seorang pria yang sedari tadi terlihat mengawasi beberapa pegawainya bekerja. "Hai, bagaimana kabarmu? Bagaimana dengan Nessie?" tanya Kevin sesampainya di hadapan Lea.
9.713.5K viewsOngoingAdded to Library 282 Times as limitless cafe
Read
+Library
FATED

FATED

[Im Aerum’s POV] Aku masuk ke dalam sebuah kafe bernuansakan vintage. Mencium aroma yang tajam yang berasal dari kopi itu sendiri. Kalau dilihat-lihat lagi kafe ini memiliki kesan mewah pada furniturnya. Aku membayangkan betapa mahalnya minuman dan makanan yang dijual di kafe ini. Tiba-tiba aku teringat bahwa aku tidak membawa uang lebih, hanya ada sisa 30.000 won. Itu pun ongkos untuk naik taksi, aku juga tidak akan menghabiskan uang sakuku hanya untuk minuman mahal di sini.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as limitless cafe
Read
+Library
My Mafia

My Mafia

Dan uang tabungannya itu jelas tidak sedikit. Hei, Caesaria tidak akan menjadi orang miskin di negara ini. *** One Fifteenth coffee. Itu adalah nama cafe yang Caesar tujui. Tempatnya sangat cocok untuk duduk sejenak sambil minum segelas kopi panas. Caesar masuk ke dalam cafe lalu duduk di meja yang berada di pojok. Setelah itu, datang seorang pelayan membawa buku dan pena untuk mencatat pesanan. Caesar membaca semua menu dalam buku lalu mengatakan pesanannya, "Hot Cappucino dan scrambled eggs. "
104.3K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as limitless cafe
Read
+Library
Terjebak Sandiwara Bos Besar

Terjebak Sandiwara Bos Besar

Mobil putih tersebut berhenti di salah satu kafe dengan nuansa kayu dan tanaman hias pada sekelilingnya. Kafe tersebut terdiri dari dua lantai dengan kaca besar pada sisi belakang yang menampilkan hamparan kebun teh yang hijau. Usai memesan minuman hangat dan camilan ringan, Lita menuju lantai atas lalu duduk di kursi yang menghadap ke arah kebun teh. ‘Ini dia liburan sesungguhnya, tanpa akting, tanpa pura-pura….’
104.1K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as limitless cafe
Read
+Library
Suami Malang Tunarunguku

Suami Malang Tunarunguku

jawab Liam, kali ini dengan nada penuh semangat. Setelah membayar dan keluar dari supermarket dengan beberapa kantong besar di tangan, Liam berdiri sejenak di depan pintu keluar. Dia menarik napas panjang, menatap langit cerah pagi itu. "Ini hidupku sekarang. Dan aku akan menjaganya baik-baik." *** Liam tiba di depan cafe miliknya, membawa beberapa kantong besar di kedua tangannya. Sinar matahari pagi menyinari papan nama cafe berwarna cokelat kayu dengan tulisan elegan: Eclipse Café.
101.0K viewsCompletedAdded to Library 28 Times as limitless cafe
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status