Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Without You [Indonesia]

Without You [Indonesia]

"Selamat sore kak, selamat datang." Dinar melangkah memasuki Kafe dan memilih untuk duduk dikursi paling ujung Kafe, dan ia menunggu Lingga datang menghampirinya, tapi nyatanya yang datang justru pelayan lain. "Ini menunya kak. Kalau udah panggil aja, ya."
1033.5K viewsOngoingAdded to Library 838 Times as ling ling cafe
Read
+Library
Istri Gelap Sang CEO Dingin

Istri Gelap Sang CEO Dingin

Pria itu tertawa kecil, mencoba mencairkan suasana. Alaire tersenyum tipis. “Mungkin hari ini tidak seaneh biasanya.” Café Linden terletak di ujung jalan berbatu, dikelilingi pepohonan mapel yang mulai menguning. Bangunannya bergaya klasik, dengan papan kayu tua bertuliskan nama yang hampir pudar. Saat ia masuk, lonceng kecil di pintu berdenting pelan. Di dalam hanya ada tiga meja terisi. Seorang pelayan muda menghampiri dengan senyum sopan.
841 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as ling ling cafe
Read
+Library
Pelatih Renang Idaman Para Sosialita

Pelatih Renang Idaman Para Sosialita

Bab 38 “Ini tempatnya?” tanyaku pelan, mataku menatap gedung yang berdiri anggun di hadapanku. Sebuah kafe dengan papan nama berwarna putih gading bertuliskan Liora Café dalam huruf kaligrafi elegan. Dinding kacanya tinggi dan jernih, memperlihatkan suasana hangat di dalam: deretan sofa kulit cokelat muda, lampu gantung berwarna kuning keemasan yang remang, serta rak kayu yang penuh dengan biji kopi dalam toples kaca.
1063.8K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as ling ling cafe
Read
+Library
MY WAY

MY WAY

Cafe Lorean's Siang itu Judith Hills berjalan masuk ke Cafe yang ia tuju, Lorean's Cafe. Setelah memesan menu ia pun memilih tempat duduk yang paling menonjol dan bisa dilihat dari sudut manapun.
3.9K viewsCompletedAdded to Library 114 Times as ling ling cafe
Read
+Library
Hadiah Madu Untuk Suamiku

Hadiah Madu Untuk Suamiku

gelak tawa terdengar berbarengan dengan langkah mereka yang mulai memasuki pintu caffe. Caffe mungil bernuansa orange serta beberapa miniatur unik terpajang di setiap sudut ruangan, menjadikan suasana lebih tenang dan nyaman. Caffe Mangga, adalah caffe terenak dan terfavorit bagi Rena dan Inda. Tak jarang mereka datang hanya untuk menyeruput expresso dan matcha latte racikan pribumi berwajah Eropa di caffe itu. “Helo Nona Rina...” Sapa salah satu barista yang sudah hapal dengan Rena.
1010.2K viewsCompletedAdded to Library 285 Times as ling ling cafe
Read
+Library
DEAR DIARY INDONESIA

DEAR DIARY INDONESIA

-The X Cafe- Seluruh teman-teman Lexa dan Marcus menyapa mereka ketika mereka masuk ke dalam kafe tersebut. Kafe yang dibilang cukup elite di kawasan Sudirman ini sekaligus restoran dimana memiliki menu makanan yang sangat enak dimulai dari side dish, breakfast, signature dish, bahkan sampai dessert. "Kamu mau pesan apa?" Tanya Marcus sambil buka buku menu yang baru saja disodorkan oleh pelayan.
1011.6K viewsOn holdAdded to Library 255 Times as ling ling cafe
Read
+Library
Pengantin Pengganti untuk Presdir Lumpuh

Pengantin Pengganti untuk Presdir Lumpuh

Cocoa Cafe, Korean Food. 11.30 AM Melissa mendorong kursi roda milik Erlangga memasuki kafe. Melissa mengamati seluruh interior kafe dengan wajah berdecak kagum. Erlangga mendongakkan kepalanya sedikit menatap Melissa, dia tersenyum mengejek melihat decak kagum di wajah gadis itu. “Aku tidak tahu di Seoul ada tempat seperti ini,” ucap Melissa.
917.8K viewsOn holdAdded to Library 462 Times as ling ling cafe
Read
+Library
Senja Terakhir di Wu Chan

Senja Terakhir di Wu Chan

Shanghai, pukul 09.12, Mey Ling duduk di kedai sarapan tidak jauh dari sebuah coffee shop yang masih ramai pengunjung. Di mejanya ada seporsi roti bakar cokelat, segelas sedang susu teh dengan gula dan krim, serta semangkuk kecil yogurt, sajian yang wajib ada untuk agenda dietnya. Seorang lelaki dengan gaya rambut berantakan menghampiri Mey Ling. Dia memeluk Mey Ling dan mencium keningnya.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as ling ling cafe
Read
+Library
Love, Lies, and The Price of Desire

Love, Lies, and The Price of Desire

Tak lama berselang, Lila berdiri di samping meja Rinjani. “Satu cappuccino untuk nona Rinjani, satu iced latte untuk nona Lila, dan segelas cokelat panas dengan marshmallow on top untuk gadis tercantik di kafe ini.” Lila menirukan gaya bicara pelayan kafe lalu merasa geli sendiri.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as ling ling cafe
Read
+Library
Cinta di Puncak Dunia

Cinta di Puncak Dunia

tanya Reygan sembari memperhatikan area luar kafe. ​"Kondisi kafe aman, hanya beberapa meja dan bangku yang sempat rusak," sahut Lingga seraya mendorong pintu kaca kafe. Denting bel yang nyaring seketika menyambut kedatangan mereka. ​"Selamat sore, selamat datang di kafe Le Moka..." ​Lingga menoleh cepat ke arah meja kasir. "Galih? Lo sudah masuk kerja?"
10374 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as ling ling cafe
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status