Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BEKERJA SEBAGAI ISTRI SIMPANAN

BEKERJA SEBAGAI ISTRI SIMPANAN

Hari beranjak siang, kami sudah duduk di cafe dekat rumah. Konon tempat ini adalah milik teman Mas Zaki, tetapi karena bangkrut akhirnya dipindah tangan kepada orang lain. Tak kusangka cafe yang pernah bangkrut kini kembali berdiri dengan tampilan mewah dan pelayanan yang super sempurna. Tersedia pula makanan china di sini, salah satunya fuyunghai.
1016.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 332 kali sebagai lali jiwo cafe
Baca
+Pustaka
GEISHAKU KARMILA

GEISHAKU KARMILA

Akhirnya mereka sampai di sebuah cafe yang terkenal dengan penyajian kopi yang sangat menarik, dengan beberapa pilihan menu beragam. "Aku mau coffee latte saja Lazuarrdi." "Banyak snack yang mungkin kamu sukai di sini." "Kamu pesan saja Lazuarrdi. Kalau enak aku suka." Lazuarrdi segera memilih beberapa dishes. Kemudian berbincang santai tentang bisnis mereka dan proses besok. "Mana gambar pedang yang mau kau tunjukkan sama aku tadi?" Segera Lazuarrdi mengeluarkan ponselnya. Tampak Azuna mengamati dengan seksama. Terkadang dia mengernyitkan keningnya. Lalu menunjuk tepat di gagang pedang samurai.
1023.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 728 kali sebagai lali jiwo cafe
Baca
+Pustaka
Tuan Pewaris, Mohon Pimpin Kami Lagi!

Tuan Pewaris, Mohon Pimpin Kami Lagi!

Di Cafe Coffee Town… Rio sudah datang dan langsung masuk setelah memastikan namanya tempat yang dia tuju sudah benar. Mereka sengaja memilih tempat yang sedikit tertutup. Cafe itu terdiri dari dua lantai. Dan di lantai dua ada ruangan khusus untuk meeting skala kecil. Johan membuat temu janji di sana supaya bebas dari gangguan para pengunjung lain yang kebanyakan ada di lantai satu. Johan menunggu Rio di depan pintu masuk. "Akhirnya kau datang juga! Ayo, aku kenalkan dengan rekan bisnisku!" ajaknya sambil menepuk pundak Rio memberikan semangat.
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai lali jiwo cafe
Baca
+Pustaka
Pelakor XXL

Pelakor XXL

Mereka akhirnya tiba di kafe dan mencari tempat duduk yang berada di luar ruangan. "Mau pesan apa Rey?" tanya Cakra sambil menyerahkan menu. Reya menerima dan ia mengajak Lili untuk memesan makanan. "Mau lechy tea aja aku Kra. Lili?" "Samain aja deh," jawab LIli. Mereka memesan kemudian kini menikmati live music. Cakra sesekali menatap Reya, anak itu memang mempunyai ketertarikan dengan Reya.
8.75.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai lali jiwo cafe
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti Revano

Pengantin Pengganti Revano

Pagi di pinggiran kota datang dengan aroma kopi dan bunga segar. Bangunan kecil yang dulu kosong kini hidup. Cat putih gading di dinding kafe memantulkan cahaya matahari, sementara deretan pot tanaman menggantung di jendela, kelopaknya berayun lembut tertiup angin. Di papan kayu depan tertulis nama yang kini mulai dikenal banyak orang: RAJIA — Coffee & Flower House Di dalam, suasana hangat menyambut siapa pun yang datang. Mesin espresso berdengung, wangi roti panggang bercampur aroma mawar dan eucalyptus dari toko bunga di sisi ruangan.
101.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai lali jiwo cafe
Baca
+Pustaka
Mencintai Seorang Climber

Mencintai Seorang Climber

Lyla meminta Wati menunggu di kafe. Wati pergi ke kafe yang ada di areal hotel tersebut. Wati pesan brownies, macaroni panggang dan segelas jus untuk makan malam, sembari menunggu Lyla. Kemudian Lyla datang ke kafe di atas pukul sembilan malam, lalu memberikan kartu kreditnya kepada Wati, untuk membayar makanan itu.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai lali jiwo cafe
Baca
+Pustaka
RAHASIA TIGA HATI

RAHASIA TIGA HATI

Livia tidak melupakan beberapa anggrek yang kemarin dititipkan di dekat pos satpam. Tak lama kemudian mereka sudah sampai di Ngopi Wenk Jurang. Kafe outdoor di bawah pohon pinus. View-nya sungguh indah langsung menghadap ke Gunung Arjuno dan Welirang. Pemandangan hutan Lali Djiwo ada di depan sana. "Kamu dulu sering ke sini?" tanya Alan setelah mereka mendapatkan tempat duduk dan memesan makanan.
10456.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.2K kali sebagai lali jiwo cafe
Tampilkan Ulasan (91)
Baca
+Pustaka
Alodia Erica Christy
aku di sini kerana mas bre, ML yg di jodoh²kan dengan hilya oleh readers dalam novel "Usai keputusan cerai" gara² mas bre aku rajin buka ruang comment ingin tahu wataknya dari novel mana lol. finally, di chapters 66 author revealed judul novel. thank you author.
hariyas fp
endingnya memuaskan menurutku. ini novel termasuk best sih. suka sama karakter Alan dan Livia, istri yg tau bagaimana cara menghargai suami, dan suami yg mencintai istri dgn nyaris sempurna. bre juga ada peningkatan karakter, dari yg awalnya mudah disetir mamanya >>>
Baca Semua Ulasan
Dicampakkan Setelah Melahirkan

Dicampakkan Setelah Melahirkan

Saat tahu Laila pergi ke cafetaria, ia pun berencana menyusulnya. Saat Laila usai menunaikan sholat dzuhur, Alby pun pergi ke cafetaria untuk makan siang. Cafetaria kantor itu terletak di lantai tengah gedung, dikelilingi oleh dinding kaca besar yang memberikan pemandangan kota yang sibuk di luar. Suasana di dalamnya terasa nyaman dengan nuansa modern minimalis.
1036.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai lali jiwo cafe
Baca
+Pustaka
Di pelupuk mata

Di pelupuk mata

Scene Lastri dan Zayka di Day 2 ini sudah selesai semua, sekarang mereka pergi ke caffe tempat favorit Lastri. *caffe di mall "Nak, ini caffe favorit mamah, gimana cantik ya suasananya," ucap Lastri sambil melihat sekeliling caffe yang penuh dengan lampu-lampu yang cantik. "Iya mah, cantik ya banyak lampu lampu gini." ucap Zayka sambil melihat sekeliling lampu-lampu cantiknya
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai lali jiwo cafe
Baca
+Pustaka
Rahasia Kekayaan Sang Barista

Rahasia Kekayaan Sang Barista

Setelah beberapa menit berjalan, Lilian berhenti di depan sebuah kafe kecil yang tampak mencolok dengan jendela-jendela besar yang memamerkan interiornya. Dari luar, kafe itu terlihat sederhana namun elegan, dengan meja-meja kayu yang tertata rapi dan suasana hangat yang memancar dari dalam. Sentuhan dekorasi antik khas Shanghai berpadu dengan desain modern minimalis, menciptakan kesan yang memikat.
1037.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 941 kali sebagai lali jiwo cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status