WARISAN DARI BAPAK
Mungkin kasihan padaku, Mas Lian berlari menuju warung.
"Mau apa, Ton?" tanya Mas Lian pada Toni, anak Pak RT.
"Rokok Mas, sebungkus bae."
"Nyah (nih)!"
Memang selalu begini jika hendak menuju magrib, kata Mas Lian memang begitu, seperti ujian kita mau melaksanakan salat magrib.
Dengan dibantu olehnya, aku menutup warung. Lalu masuk ke dalam rumah dan melihat Ibu tengah terdiam sambil menatap akuarium kosong yang memang sudah tak ada isinya.