Two Side
ujarnya tersenyum lebar.
Rambutnya terurai dengan begitu indah, membuatnya terlihat semakin memesona dan cantik jelita. Kamu berdiri, mendekatinya dengan pelan hingga akhirnya kembali menjentik keningnya sedikit kuat. “Bodoh! Jangan pernah mengatakan hal seperti itu lagi, itu bukanlah sesuatu yang harus dikatakan. Belum tentu kita akan bersama, karena itu jangan berharap terlalu dalam. Takdir suka mempermainkan perasaan seseorang, membolak-balikkan dua hati yang saling mencintai,” jelasmu lirih mengarahkan pandangan ke langit yang dipenuhi gemerlap bintang.