Kubawa Benihmu, Mas!
kata Bagaskara dengan nada rendah.
"Kata maaf sudah ada sejak dulu mungkin sebelum Alif mengerti apa itu pertengkaran, Ayah. Namun, sakitnya masih bisa aku rasakan," tutur Alifian kembali menatap langit, "Coba Ayah lihat di atas sana! Tampak satu bintang yang bersinar dengan terangnya. Alif ingin seperti itu."
"Semua pasti akan kamu dapatkan saat bersama bundamu, Alif. Namun, ayah juga ingin ikut berpartisipasi dalam menghantarkanmu pada masa itu."
ตอนยอดนิยม