Ku Miskinkan Suamiku
Nuur mommy kembarcerita istri kesepiancerita istri solehahikhlasnya haticerita tentang ikhlas
seru Arini kegirangan.
“Iya, iya,” sambung Arlina, ikut tersenyum lebar. “Lumayan!”
Fahri duduk di tengah mereka, ponsel di tangan. Wajahnya terlihat lebih ringan, seolah beban beberapa hari terakhir menguap begitu saja. Tidak satu kali pun matanya mengarah ke tangga, ke lantai atas, ke tempat Khalisa biasanya berada.
“Ibu dapat empat juta dong, Fahri,” ujar Laila dengan mata berbinar, cepat menghitung di kepalanya. “Gajimu dua belas juta, masa ibu cuma dapat sedikit.”
Hot Chapters