Obsesi Liar Kakak Iparku
Tatapannya dingin—menyimpan rasa kecewa, sakit hati, sedih dan dendam mulai muncul.
“Aku... Sudah pernah bilang ke kamu Mas. Jika kamu selingkuh, maka aku tak akan segan-segan meninggalkanmu!” katanya dengan nada tertahan, “Kalo gini caranya... Jangan salahkan aku jika aku berubah juga mas!!” lanjut Aria.
Perlahan ia mengarahkan tangkai bunga mawar itu pada tangan kirinya. Dari situ, terlihat Aria menyayat-nyayat tangannya menggunakan duri dari tangkai bunga mawar.