Awan Tenang, Angin Membawa Cinta
]
Pita kedua bertuliskan:
[Asal kamu kembali, kapan pun itu, aku akan tetap memilihmu.]
Wulan menatap dua harapan itu, lalu tertawa kecil, penuh ironi.
“Selamat ya, Jordan. Harapanmu tercapai.”
Tak lama, Wulan kembali ke vila.
Ponselnya terus bergetar, penuh dengan pesan-pesan provokatif dari Maya.
Wulan hanya melirik sekilas, lalu duduk di depan meja tulis dan mulai menulis sebuah surat perpisahan.
Bab Populer