PERFAKE HUSBAND
Aku melirik Arva, anak pertamaku dan Bayu, “Sayang, tuh liat papa. Dia tuh emang suka gitu sama mama. Jatuh cinta kita dimulai dengan—penipuan dan kepalsuan.”
Arva tertawa, “J’time (cinta).”
Bayu ikut tertawa, “Di ledek anaknya tuh.”
“Oui, j’time (iya, cinta). Kayaknya kita harus ajarin ekstra Arva bahasa Indonesia deh. Dia tuh kayak asli warga sini.”
“Sabar, jangan marah-marah. Kan kita mau pulang ke Indonesia.”
“Akhirnya kita pulang, mas. Aku kangen sama semua orang di Jakarta.”
Capítulos Populares