Pernikahan tanpa Bahagia
Namun, bagi Arga, setiap pagi masih dimulai dengan segelas teh tanpa gula — kebiasaan kecil yang dulu Rania tertawakan.
Ia kini tinggal di rumah yang sama, tapi hidupnya berbeda. Di ruang tamu, ada rak penuh buku yang ditulisnya, sebagian besar tentang laut, tentang kehilangan, tentang ketenangan yang datang terlambat. Buku The Weight of Quiet Hearts telah membawanya ke banyak tempat, mempertemukannya dengan pembaca yang menangis diam-diam di akhir halaman. Tapi di balik semua itu, ia tahu, hanya satu orang yang seharusnya membaca kisah itu — dan dia sudah tak ada.
Hot Chapters