Adit dan Tia
Memenangkan hatiku yang masih berdebar dan meyakinkan diri kalau Adit bukanlah laki-laki yang baik dan dia sama saja seperti laki-laki berengsek lainnya, ingat luka yang kau dapatkan dari laki-laki yang bertipe sama seperti itu.
Setelah puas menggerutu tanpa henti aku memutuskan untuk tidur saja, selain karena mata mengantuk hari juga sudah malam dan besok aku akan bermain dan memanjakannya diriku sepuas yang aku bisa. Mungkin mengajak Nara akan jauh lebih asik, tapi sayangnya sahabatku itu sangat sibuk luar biasa akhir-akhir ini jadi dipastikan besok hanya aku sendiri yang akan berpetualang.
Helo hello hello hello semua, ketemu lagi kita di cerita abal-abal ini, nah gimana nih sama sikap me
Hot Chapters