AMORAGA
"Git, hp lo getar?"
Gita mengambil ponselnya di kolong meja. "Enggak, Ra. Kalaupun hp gue getar, gak mungkin kedengaran sama kuping lo. Kita LDRan loh, ini." Memang, sih, jarak Amora dan Gita lumayan jauh. Mereka dipisahkan oleh tiga meja. Tidak mungkin getarannya sekeras itu. Amora melirik ke kolong meja Raga yang terlihat terang karena sebuah cahaya. Ah, benar. Ternyata ponsel Raga. Amora mengambil ponsel itu dan menatap layar ponsel Raga. Dahinya berkerut. "Kampret! Gue kira ada yang nelepon. Tahunya alarm."
Bab Populer