Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SEQUOIA

SEQUOIA

Nihil, kalo Joi bilang tidak ya tidak. Senyum Baskara terbentuk indah, sempat dipuji Joi dalam hati. Ya ... kalau tentang ketampanan sih Joi tak dapat menyangkal. "Ayo masuk!" Beda dari biasanya, Baskara tidak lagi menyeret Joi seperti yang lalu. Kini ia mengimbangi jalan cewek itu, sehingga terlihat alami. Padahal Joita sedang menahan umpatan sekarang, karena Baskara mengapitnya tepat di ketek. Tidak bau, harum malah. Sayang, Joi tidak menyukai aromanya, dapat ia tebak bahwa Baskara memakai aroma citrus. Ya, citrus, parfum yang kata orang segar karena beraroma jeruk. Tapi, lain lagi untuk Joi. "Selera parfum lo aneh!"
7.52.9K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as lope
Read
+Library
Liara

Liara

Ia berpindah dai belakang tubuh Liaar, tanpa melepas pegangan tangan mereka. Hagan melompat, naik ke tembok tadi, kemudian berdiri di sana. Wajah pria itu puas mendapati gambaran yang ada. Liara tampak melebarkan mata. Tangan yang terjulur ke atas ia tarik. "Turun Hagan. Kau bisa jatuh." Angin yang melewati tubuhnya terasa segar, Hagan menikmati apa yang ada di depan mata beberapa saat. Lumayan tenang.
9.535.0K viewsCompletedAdded to Library 804 Times as lope
Read
+Library
LEAK

LEAK

Bau janin muda telah membangkitkan rasa dahaga hasrat liarnya. Tbc .... ○○○•••••○○●●●○○○○●●○○○●●•• Note : *Sunrise = Matahari terbit. *Sunset= Matahari terbenam. *Jepun jepang = Kamboja jepang. *Bapa = Bapak , Meme = Ibu. *Mai na'e = Ayo saja. *Bli Mang = Bli Komang/ Kak Komang.
9.916.8K viewsCompletedAdded to Library 538 Times as lope
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A7710bole lies7none
warning ada adegan +++++ Happy reading guys 😘 Kesya mengerjapkan kelopak matanya berulang kali, mencoba untuk menyesuaikan dengan intensitas cahaya yang sudah menelisik menerangi kamar itu. Perlahan dia menjauhkan diri dari dekapan laki-laki yang kini memeluknya namun, tubuhnya sama sekali tidak bergerak. Kesya menyadari bahwa ada tangan besar yang menahan tubuhnya. Dia menghela nafas pasrah, lilitan di tubuhnya sangatlah kuat, sangat sulit untuk melepaskan diri dari dekapan itu. Kesya tertegun ketika melihat pahatan sempurna di hadapannya, tanpa sadar kedua sudut bibirnya terangkat. Tangannya bergerak, membiarkan jari telunjuknya menelusuri seluruh wajah pria itu mulai dari mata, hidung, p
9.911.2K viewsCompletedAdded to Library 223 Times as lope
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
sahut Alfa sebel. Nuansa café yang serba pink dan sangat serba Korea memang menambah daya tarik café ini. Apalagi kalau pengunjungnya, penggila Korea kayak si Icha. “Huah Oppa Park Bo Gum!” jerit Icha histeris saat melihat gambar salah satu aktor korea di dinding café ini. Alfa melengos mendengar Icha. “Masih cakepan Masmu ini, Cha, Cha.”
104.0K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as lope
Read
+Library
LORO

LORO

Lir ilir, lir ilir Tandure wis sumilir Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi Lunyu-lunyu yo penekno kanggo mbasuh dodotiro Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore Mumpung padhang rembulane Mumpung jembar kalangane
104.1K viewsOn holdAdded to Library 151 Times as lope
Read
+Library
MATE

MATE

Pria itu masih terlihat tegak berdiri, tanpa luka yang berarti di anggota tubuhnya. “Hei, bagaiamana jika kita bermain? Siapapun yang menang akan mendapatkan Lunamu. Permainan yang menarik bukan?” Bisa ku dengar geraman marah dari Dave yang disambut tawa Eros yang menggelegar. Tawa Eros berhenti seketika saat rahangnya terlihat mengeras. Mata hitamnya menatap tajam ke arahku untuk sesaat dan dalam sekali hentakan tubuh kekar Eros berubah menjadi seekor serigala hitam yang langsung menerjang tubuh Dave tanpa aba-aba.
109.5K viewsCompletedAdded to Library 218 Times as lope
Read
+Library
SPERANZA

SPERANZA

tanya Yasa. Lovie menatap ke arah lain, kemudian dia menatap Byakta dan Yasa. "Kalian tahu kalau aku tidak terlalu suka dengan makanan jepang," ujar Lovie membuat Byakta dan Yasa menepuk jidatnya. "Ha, iya ... Kau tidak suka. Bagaimana bis aku melupakan hal itu," kata Yasa sambil terkekeh. Lovie mengangguk sambil tersenyum. "Bagaimana jika kita ke restoran Italia di lantai satu? Aku dengar di sana pizzanya sangat enak," saran Lovie membuat Byakta dan Yasa saling tatap.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as lope
Read
+Library
Unknown

Unknown

Sigap bila ingin, mundur bila ragu. Aku terus bernarasi dalam benak mencoba menafsirkan waktu saat tiba-tiba sebuah ilusi datang menghampiri. Sampai akhirnya imajinasi bertolak referensi menjadi ilusi. Dia benar hadir namun seperti ilusi dalam gambar tiga dimensi. Nyata, tapi tipuan yang sengaja dibuat sebagai pengecoh naluri. “Adira Dealova ”ucap makhluk ilus sambil menyodorkan tangannya ke arahku.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as lope
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status