Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sebatas Pengantin Pengganti

Sebatas Pengantin Pengganti

"Aku kebetulan lagi enggak pengen pedes." "Kayanya enggak," jawab Arka. "Ada sih, aku beli corn dog, dalamnya enggak pedes, cuman ya atasnya aku kasih saos." "Hm." Aludra bergumam. "Ada apa aja?" "Tteokpoki, ramen, kimchi, terus corn dog, apalagi ya lupa," kata Arka—mengabsen satu-persatu makanan yang dia beli.
9.730.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai ludah pocong
Baca
+Pustaka
Head Over Heels

Head Over Heels

Yang sayangnya memang masih belum terlihat tanda-tandanya. "Mbok sengaja masak semua ini karena tahu Den pasti kangen masakan rumahan juga. Nah yang ini namanya Lotek dan Karedok, makanan khas Sunda yang mirip gado-gado karena sama-sama terbuat dari sayur dan campuran saus kacang, Mbok nggak tahu kalau sudah pernah Den Andreas coba atau belum."
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai ludah pocong
Baca
+Pustaka
Godaan Kupu2 Malam

Godaan Kupu2 Malam

Belltown, Seattle Drap Drap Drap Suara langkah kaki yang menyatu dengan genangan air terdengar nyaring di sepanjang lorong jalan tikus yang tampak sepi. Tidak ada siapa-siapa di sana, hanya seorang pria yang sibuk berlari bak sedang marathon di sebuah olimpiade. Cepat, tapi tidak beraturan. Beberapa kali ia menubruk apa pun yang ada di depannya.
698 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai ludah pocong
Baca
+Pustaka
Nasi Kotak

Nasi Kotak

Gulai daun singkong yang disantap mereka ternyata mengandung r*cun tikus. Ya … r*cun tikus. Kini yang menjadi pertanyaan kami, bagaimana bisa gulai daun singkong yang dimasak Mbak Icik mengandung r*cun. "Aku harus menemui Mbak Icik sekarang, Dek," ucap Mas Ihsan dengan wajah gusar. "Kamu di sini saja nungguin Emak," sambungnya lagi. "Saya ikut, Mas Ihsan," sambung Pak Kadus.
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai ludah pocong
Baca
+Pustaka
Janda Lugu tapi Palsu

Janda Lugu tapi Palsu

Ada nasi goreng, mie tek-tek, martabak, ayam geprek dan juga seafood Lamongan. Aku melihat baby Lova yang masih melek di gendongan Mbak Dian. Dari jaketnya yang berkerudung, aku melihat matanya yang bergerak mencariku. Kasihan, malam-malam diajak jalan kaki keluar, pasti dingin. “Kebetulan aku juga lagi mau cari makan. Bareng aja, yuk!” Ajakku. “Nggak usah, Ras, ngerepotin,” Mbak Dian menolak halus. Sungguh Janda yang lugu dan sopan santun. Tidak mengambil kesempatan meskipun naik mobil lebih nyaman.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai ludah pocong
Baca
+Pustaka
Dijodohin

Dijodohin

Gue nyengir kuda. "Katanya kepala sayang sakit, masa boba?" "Nah, itu, obatnya boba. Lagian bukan sakit, cuma puyeng, Mas." "Oh." Mulut Mas Alvin membentuk huruf o. "Sama apa lagi, martabak mau gak? Buat temen belajar hafalan lagi setelah puyengnya sayang hilang?" "Kalau martabak-nya, Salsa mau, Mas, rasa coklat dan keju, tapi untuk lanjut hafalan lagi, gak ah, besok aja." Gue nyalain Tv.
109.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 316 kali sebagai ludah pocong
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status