Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lusia

Lusia

sindirnya. Lusia menerima sindiran Aaron dengan senang hati, “Lihatlah betapa santainya aku, beginilah caraku sarapan.... “ ucap Lusia dengan mulut penuh. Lusia menghabiskan potongan apel dengan empat suap. “Nikmati sarapanmu kalau begitu, karena setelah ini kita harus pergi ke suatu tempat.” “Apa? kenapa tiba – tiba begi- uhuk! Huk!” Lusia tersedak dan kini ia kesulitan berbicara.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai lust sin
Baca
+Pustaka
SUSAN... OOH SUSAN

SUSAN... OOH SUSAN

Lantas kenapa Susan harus merasa keberatan ketika Lucky justru melakukan itu padanya. Marni membuat satu gelas just kunyit dan madu untuk Susan, berharap minuman itu bisa meredakan rasa nyeri yang saat ini sedang terasa melilit di perut bagian bawah Susan, meskipun sebenarnya Marni pun tidak yakin jika jamu itu akan berguna, karena jelas rasa nyeri yang dirasakan Susan itu adalah karena luka di bagian sensitifnya, akan tetapi Marni hanya menuruti saja permintaan Susan, saat Susan mengatakan ingin dibuatkan jus kunyit dan madu, karena pikirnya rasa sakit di bagian bawah perutnya itu karena gejala akan datang bulan , padahal itu jelas karena sesuatu di bagian tubuh yang paling sensitifnya terl
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai lust sin
Baca
+Pustaka
Ludus

Ludus

jelas Lili sambil membongkar kereseknya. Dengan santai Satya mengambil air mineral dari tangan Lili kemudian meminumnya. Lili mendengus kala air mineral yang ia buka direbut oleh kakak sepupu sahabatnya. "ga ada tenaga buat buka botol air mineral ya?" sindir Lili kesal. "ibadah Li," ujar Satya membuat tawa Bintang pecah, receh sekali humor Bintang ini.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai lust sin
Baca
+Pustaka
Lemon

Lemon

Sesekali terdengar ringisan dari mulut Rehan. "Jadi, kenapa kau datang kesini dengan luka?" "Maaf," ucap Rehan. Bukan itu yang ingin Beby dengar. Kata maaf tidak menjawab pertanyaannya sama sekali. Masih dalam keadaan diam. "Aku baru saja putus," ucap Rehan. "Umm.... Kenapa? Kalian kan udah pacaran hampir 5 tahun deh," "Selingkuhan." "Oh, Rena selingkuh."
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai lust sin
Baca
+Pustaka
LETUP

LETUP

Karenanya, lelaki itu hanya memandang Kaila, berusaha menyelami isi kepala kakak kembarnya dalam diam. “Lo kenapa, sih, La? Salah gue apa?” “Lo lahir, Sar. Itu salah lo.” Untuk sebuah kalimat penuh ketidaksukaan, nada bicara Kaila terlampau datar seolah tanpa emosi. “Kalo nggak ada lo, semua orang nggak bakal selalu nganggep lo suci, dan gue nggak perlu muak ngeliatnya.”
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai lust sin
Baca
+Pustaka
Love

Love

Love you all.... 😍😍😍😍😍 enjoy ya.. 😘😘😘 🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
1015.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 581 kali sebagai lust sin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status