Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LETUP

LETUP

Karenanya, lelaki itu hanya memandang Kaila, berusaha menyelami isi kepala kakak kembarnya dalam diam. “Lo kenapa, sih, La? Salah gue apa?” “Lo lahir, Sar. Itu salah lo.” Untuk sebuah kalimat penuh ketidaksukaan, nada bicara Kaila terlampau datar seolah tanpa emosi. “Kalo nggak ada lo, semua orang nggak bakal selalu nganggep lo suci, dan gue nggak perlu muak ngeliatnya.”
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai lust sin
Baca
+Pustaka
SELINGKUH

SELINGKUH

ucap Liam dengan rahang terkatup rapat dan satu tangannya melepaskan kancing celananya lalu mengeluarkan kejantanannya dan menjejalkannya ke dalam mulut wanita itu. Tanpa perasaan, tanpa belas kasihan Liam memaksakan Cheryl melakukan blow job sementara Cheryl melakukannya dengan wajah berurai air mata karena penghinaan yang Liam lakukan. "Mulutmu memang nikmat, Jalang!" ucap Liam lalu seraya mendorong pinggulnya hingga kejantanannya menyentuh kerongkongan Cheryl lalu menampar wajah Cheryl dengan keras hingga Cheryl merasakan telinganya berdengung.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai lust sin
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“Emang. . . dasar Selin.” “PA!” Mama makin kesal. Selin menyembul dari balik selimut. “Papa ngerti aku, tuh.” “Papa ngerti. Tapi bukan berarti Papa setuju, Lin.” Selin manyun. “Papa sudah capek ngomelin kamu,” lanjutnya sambil menyeruput kopi, “jadi Papa netral.” “Aku cuma butuh hiburan, Ma,” Selin menghela napas. “Kemarin stres.”
10701 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai lust sin
Baca
+Pustaka
LILY

LILY

Bara masih setia memandang wajah Lily. Tidak ada bosannya ia melihat wajah cantik Lily. Rasanya seperti candu baginya. Sepertinya Bara sudah terjangkit penyakit bucin. Malah rasanya sudah dalam tahap akut.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai lust sin
Baca
+Pustaka
Lust Vegas

Lust Vegas

Ditambah lagi, Kayla tidak merasakan sakit pada pangkal pahanya, atau lelah pada punggung dan lututnya. “Ngomong-ngomong dari tadi ponsel loe bunyi mulu, dan nomernya nggak ada dalam kontak loe,-” Gavin diam sejenak dan melirik ke arah Kayla. “Maaf ya gue terpaksa angkat, karena gue khawatir itu orang iseng yang punya niat gak baik sama loe, ternyata emang orang gila,” tambah Gavin. “Orang gila? Maksud loe?”
1012.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 432 kali sebagai lust sin
Baca
+Pustaka
LIGNEE

LIGNEE

dengus Linda sambil menyesap minuman di gelasnya. Sasha langsung memberikan alasanya tidak mau bergabung dengan Linda. “Aku tidak bisa meninggalkan anak-anak aku ... aku masih menulis tesis aku, belum selesai.” “Kau bisa menulis tesis mu bersama kami juga,” tampaknya Linda tidak menyerah begitu saja. Shasa bersikeras dengan keputusan nya. “Aku bisa menulis tesis aku tapi anak-anak membutuhkan aku, Lin.”
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai lust sin
Baca
+Pustaka
Liontin Pemikat Hasrat

Liontin Pemikat Hasrat

Aizar berjalan mendekati sebuah laci, lalu mengeluarkan sesuatu dari dalamnya. “Kalung ini aku dapat di hutan angker saat aku mencari ayahku,” ucap Aizar saat kembali duduk bersebelahan dengan Satrio sambil memegang sebuah kalung bertali hitam. “Liontin pada kalung ini bukan sembarang batu, tetapi liontin sakti yang memiliki kekuatan magis. Siapa saja lelaki yang memakai liontin ini maka akan memiliki aura pemikat pada wanita-wanita di sekelilingnya,” jelas Aizar. “Serius, Pak? Setahuku cerita seperti itu hanya ada dalam film saja.”
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai lust sin
Baca
+Pustaka
Cahaya Lilin

Cahaya Lilin

Ia pun terus menciumi kening wanita itu hingga ia tenang. Masyitah pun terdiam, ruangan menjadi sangat hening, hingga detak jarum jam dinding terdengar jelas seirama dengan detak jantung mereka. Seekor cicak tampak terdiam di dinding, seorah-olah sedang mengawasi sepasang suami istri yang kacau.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai lust sin
Baca
+Pustaka
LOL

LOL

Ucap Liza “Si bijak memang yang terbaik.” Afriya memuji Liza karena ucapannya tadi “Forget it.” Nira berjalan mendahului mereka dan duduk di bangkunya Tidak ada bel yang berbunyi, tidak ada pelajaran yang memuakan dan hanya ada waktu luang yang menyenangkan. Nira membuka mulut dengan senyum lebarnya . “Apa kalian tidak merasa bosan?” tanya Nira
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai lust sin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status