Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MADU, YANG DIBELI OLEH MERTUAKU

MADU, YANG DIBELI OLEH MERTUAKU

“Maafkan Arra ya, Bu—” “Nggak usah minta maaf, Nduk.” Ibu memotong ucapanku. “Yang namanya keturunan, itu adalah hak prerogatif dari Allah, kita sebagai makhluk ndak bisa mengaturnya,” kata Ibu dengan lembut. “Ta—” “Udah! Nggak usah tapi-tapian, Ibu ndak suka kalau kamu sedih.” Ibu berucap tegas.
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai maafkan ibu anakku
Baca
+Pustaka
Pembantu Baruku Ternyata ....

Pembantu Baruku Ternyata ....

POV Rama Teruntuk Rama, putraku. Anakku, disaat kamu tengah membaca goresan pena ini, mungkin Ibu sudah tidak ada lagi di dunia ini. Tidak banyak yang ingin Ibu sampaikan padamu, selain kata maaf yang tak sempat terucap dari bibir ini. Maafkan ibumu ini, yang melewatkan masa-masa kecilmu. Maafkan ibumu ini, yang tidak memiliki waktu untukmu di masa dulu.
17.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 579 kali sebagai maafkan ibu anakku
Baca
+Pustaka
Anak Rahasia Presdir Impoten

Anak Rahasia Presdir Impoten

Ia tidak menyangka pria kaku dan dingin yang selalu terlihat berkuasa itu bisa mengucapkan kata maaf. "Minta maaf buat apa, Ayah?" tanyanya memastikan. Ibra menunduk. "Untuk semuanya. Karena Ayah tidak ada dan tidak menemanimu sejak kamu lahir." Ibra menjeda sejenak, mencari kata-kata yang tepat. "Mungkin Ayah memang bukan orang baik di masa lalu, tapi Ayah ingin menebusnya. Ayah ingin kamu tetap di sini. Bersama Ayah, bersama Bunda."
9.8176.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai maafkan ibu anakku
Baca
+Pustaka
Malam Pertama Di Hari Perpisahan

Malam Pertama Di Hari Perpisahan

"Maafkan aku..." #Bersambung
1069.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai maafkan ibu anakku
Baca
+Pustaka
Ganjaran Untuk Mantan Menyebalkan

Ganjaran Untuk Mantan Menyebalkan

"Maaf, Bu." Mas Anang kini dibawa petugas setelah ada skenario mengharukan antara ibu dan anak. Sama sekali aku tak iba, malah yang ada aku begitu puas. Seharusnya Ibu sadar, anak salah bukan harus ditangisi, tali seharusnya bisa disadarkan. Terkecuali ibu dan anak memang sama. "Jangan mentang-mentang orang kaya kalian bisa berbuat seenaknya. Lihat saja, anak saya akan segera bebas."
43.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai maafkan ibu anakku
Baca
+Pustaka
Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

Jadi Miskin Di Hadapan Mertua

kata Hasan menciumi tangan Ibunya. "Maaf ya, Bu. Maaf jika kami memang merepotkan sebagai anak Ibu, kadang kami anak-anak Ibu masih tidak mengerti, apa yang di mau Ibu. Dan terima kasih Ibu sudah menjaga kami sampai besar, tapi maaf maaf jika kami tidak pernah mengerti cara pemikiran Ibu. Maaf ya, Bu," kata Hasan.
9.544.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai maafkan ibu anakku
Baca
+Pustaka
KEJUTAN SAAT AKU PULANG KAMPUNG

KEJUTAN SAAT AKU PULANG KAMPUNG

ucap Ibu. "Kalau itu, saya tidak bisa maafkan, Besan. Anda telah mempermalukan anak kami. Atas hak apa, Besan mengguyur anak saya?" tanya Mama dengan menaruh tangannya di pinggang. Sungguh tak sopan. Padahal, kami datang ke sini dengan baik-baik, dan tujuan yang baik-baik pula. "Itu karena ini, Ma."
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 400 kali sebagai maafkan ibu anakku
Baca
+Pustaka
Maaf, Mas, Aku Memilih Bercerai

Maaf, Mas, Aku Memilih Bercerai

"Mohon Ibu tidak membuat keributan." "Maafkan aku Ma," "Simpan maafmu itu, kami tidak membutuhkannya." Papa membawa Mama pergi. Aku menjatuhkan tubuhku kelantai. Ampuni aku Bang, aku telah menghancurkan semuanya. Maafkan aku Bang, aku telah menghabisimu. Lama-lama aku bisa gila Bang, menyimpan penyesalan ini sendirian. Maafkan aku Bang, ampuni aku.
9.5133.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.5K kali sebagai maafkan ibu anakku
Baca
+Pustaka
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

"Maaf? Kamu berharap maaf dariku? Apa aku tak salah dengar huh!! Aku tak punya Ibu sepertimu!! Ibuku hanya satu yaitu Bunda Maria dan HANYA DIA!! ucap Meysa sengaja menekan setiap kata yang dia ucapkan. Wanita itu tampak kembali menangis. "Apa menurut Anda tangisan Anda akan membuatku iba huh!! Jika Anda memang orangtuaku Anda tidak akan membuang saya saat saya baru di lahirkan kedunia ini!! Kemana Anda saat saya baru saja bisa berjalan!! Kemana Anda saat saya mulai memasuki sekolah dasar!! Kemana Anda saat saya menikah dan akhirnya saya mengandung seorang anak yang sekarang ada di rahim saya"
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai maafkan ibu anakku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status