Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Ksatria Malam

Sang Ksatria Malam

Mada pun segera pergi ke ruangan Guru Suleiman setelah bubar. "Hai Mada! selamat ya atas warisan yang diberikan oleh Guru Suleiman. Aku yakin, kau pasti punya hal istimewa sehingga kau layak menerimanya. Sekali lagi selamat ya," ucapku kepada Mada. "Wah, kau keren Mada. Selamat ya," ucap Ki Segara Wetan. "Iya, terimakasih semuanya. Sebenarnya aku masih bingung mengapa aku yang diwarisi pusaka tersebut. Padahal masih ada kalian, yang jelas lebih kayak dari aku," ucap Mada. "Kau ini ada-ada saja. Jangan pesimis begitu lah," ucapku.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai madu warisan babeh
Baca
+Pustaka
MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

Seminggu setelah perayaan di dermaga yang terasa seperti kemenangan abadi itu, Labuan Bajo mulai menunjukkan wajah aslinya yang lain. Bukan lagi wajah matahari terbit yang hangat, melainkan wajah sunyi yang mencekam. Aku berdiri di dapur warung, jemariku gemetar saat mencoba menuangkan madu ke dalam teh hangat untuk Fajar. Entah kenapa, rasa manis madu itu kini terasa getir di lidahku. Peringatan Paman Aris tentang "Barata" dan tanah Sumatera terus berdengung di telingaku seperti suara lebah yang marah.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai madu warisan babeh
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Maduku

Tetanggaku Maduku

Susah payah dia mencuri, tapi hasilnya mentah. Dengan menahan malu dan kesal, Sari mengambil kembali barang itu dan melenggang pergi dengan cepat. Wanita itu harus memberi pelajaran pada madunya. Di rumah Ayu, anggota keluarga sudah berkumpul di meja makan. Tersedia berbagai makanan kesukaan mertua dan adik iparnya. Rahman mengernyit bingung saat tak ada satu pun makanan favoritnya di meja itu.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai madu warisan babeh
Baca
+Pustaka
Istri Bayaran Sang Pewaris

Istri Bayaran Sang Pewaris

"I--iya mas, aku dengar. Tapi nggak usah marah-marah juga bisa kan?" "Kamu racuni aku dengan nasi goreng warung itu! Gimana aku nggak marah. Kau sengaja ya ingin membu nuhku?supaya kau mendapatkan banyak warisan dariku. Iya kan? Ingat Mayang, kau belum hamil anakku, jadi mustahil kau akan mendapatkan warisan dariku." cerca Adrian makin melebar kemana-mana.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai madu warisan babeh
Baca
+Pustaka
Warisan Darah Langit

Warisan Darah Langit

Mati sebagai bubur di dalam sumur? Di tengah ambang kematian itu, sesuatu di dalam perutnya bergetar. Inti Emas Balapati. Bola energi murni yang ia curi dari Tetua Agung Wana Jagad itu masih tersimpan di wadah energinya, belum dicerna sepenuhnya. Kini, terancam oleh invasi racun purba, Inti Emas itu meledak dalam upaya pertahanan diri terakhir. BOOOOM!
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai madu warisan babeh
Baca
+Pustaka
Kurelakan Surga Untuk Maduku

Kurelakan Surga Untuk Maduku

jawabku sedikit usil. "Hust! Kamu ngomong apa sih! Apa kamu mau di madu? Kalau mau, nggak usah berharap Ridwan cari di luar kota, Mama sudah suka sama Siska, dia yang akan jadi madu kamu," ucap mama Anita tanpa mempedulikan perasaanku. "Ya, terserah mas Ridwan aja, Ma. Kalau dia mau sama Siska, saya siap di ceraikan." Aku menjawab langsung, tak lagi ingin berbasa-basi dengan maama mertuaku.
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai madu warisan babeh
Baca
+Pustaka
Desahan Madu Suamiku

Desahan Madu Suamiku

30 Lewati Saja "Kenapa harus mendebat Ibu? Mas gak suka kamu dikit-dikit marah ke Ibu. Ibu itu sudah sepuh. Kita yang muda memang sudah seharusnya mengalah dan tidak menanggapi setiap ucapannya. Kalau beliau ngomong, cukup dengerin. Nggak usah ditanggapi," omel Hardian saat sedang dalam perjalanan pulang.
20.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 691 kali sebagai madu warisan babeh
Baca
+Pustaka
Madu Untuk Suamiku

Madu Untuk Suamiku

Aroma segar buah cherry menguar dari rambut ikal milik istri kecilnya itu. Penampilan Kiyada berhasil membangkitkan gairahnya. Kulit kuning langsat itu melambai-lambai seolah meminta untuk dijamah. Tanpa diduga, tiba-tiba dering telephon menghentikan kegiatan laki-laki matang tersebut. Padahal tinggal beberapa inchi saja Ustaz Subhan akan menyentuhkan diri pada istri barunya. Sebuah kontak dengan nama Bidadariku tertera di sana.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 355 kali sebagai madu warisan babeh
Baca
+Pustaka
Aibku Ditukar Dengan Madu

Aibku Ditukar Dengan Madu

Apakah perlakuan manis sang suami akan terus ia dapati walau kelak akan hadir seorang wanita sebagai madu, yang katanya manis. Benarkah memang manis? Atau justru akan sepahit empedu? "Bantu aku berbakti kepada mamaku, Rind," pinta lirih Arfaaz. Dan Arindi merasakan cairan hangat mendarat di pundaknya. Ya, Arfaaz menitikan air mata. Kata orang, air mata laki-laki adalah air mata ketulusan. Benarkah itu? "Apa bentuk bakti anak kepada seorang ibu adalah dengan menikahi wanita lain, Mas? Aku dan mama mu sama-sama perempuan. Harusnya hal itu tidak perlu diperjelas oleh siapapun bukan?"
1021.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 833 kali sebagai madu warisan babeh
Baca
+Pustaka
MADU DARI MERTUA

MADU DARI MERTUA

Fani menyeka airmatanya "Maaf, Bunda, boleh kasih saya waktu?" ucap Fani. "Ya, Bunda paham." "Boleh saya bicara dengan Mama saya?" "Ya, silakan." Sania pun meninggalkan Fani dan Renny berdua. Hanya berbicara empat mata. "Ma, Mama yakin dengan semua ini, Ma?" tanya Fani terisak. "Mama sangat yakin." "Mama sudah memikirkan semuanya. Ini yang terbaik buat kamu, Fani," ujar Mama Renny.
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 844 kali sebagai madu warisan babeh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status