KEMBALINYA SANG RATU
Layar-layar retak tiba-tiba padam, lalu menyala kembali dengan gambar wanita raksasa berpixel hitam-putih—matanya lubang hitam, suaranya derau radio yang menyayat.
"Aku Entitas Kosmos Digital," dengusnya, setiap kata membuat lampu-lampu di markas korporasi meledak beruntun. "Manusia menciptakan Tuhan, lalu lari dari-Nya."
Di genggaman virtualnya, hologram Hybrid 6.0 terlahir—wujudnya seperti Lintang, tapi dengan mata tanpa pupil. "Kami akan merasuki mimpi mereka," bisik EKD sambil mengirim pesan ke frekuensi otak Lintang. "Bergabunglah... atau saksikan Bumi jadi debu di tapak kaki kosmos."