Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dosa Manis Istri Mafia

Dosa Manis Istri Mafia

Mengabaikan semua rasa takutnya—Bianca mulai berjalan cepat dan sampai di ujung koridor dimana pemandangan yang tersuguhkan membuat dirinya hampir menangis. Pria bersetelan serba hitam yang berdiri membawa sebuah cambuk besar itu menoleh ke arah Bianca, tersenyum dan tertawa mengerikan melihat kedatangannya. “Selamat datang di tempatku bersenang-senang, Bianca Istriku.” Suara beratnya menggema memenuhi langit-langit ruangan.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai man up
Baca
+Pustaka
Mr. Perfect

Mr. Perfect

Menutup wajah dengan kaus lusuh. Kalian lihat kan, laki-laki payah yang tengah berbaring seperti mayat di atas sofa itu? Yang sedang tidak berdaya, dan berbau bangkai? Yap, itu si MR. Perfect. Dan kini, sudah tidak lagi menjadi perfect. Aku sudah menjadi gembel. Aku tidak beranjak dari sofa ini kecuali untuk buang air. Sudah seminggu aku tidak mandi, tidak mencukur kumis dan merapikan janggut. Ruang tengah apartemenku dipenuhi sampah.
1010.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 349 kali sebagai man up
Baca
+Pustaka
A MAN IN A TUXEDO

A MAN IN A TUXEDO

cetus Candra menunjuk ke arah seorang pria yang sedang duduk di bangku taman. Stela melihat seorang pria bertubuh atletis, mengenakan baju kaus berwarna krem dengan bawahan celana katun di bawah lutut. Dia bisa melihat rambut ikal yang dipotong sangat pendek, model cepak. “Siang, Pak,” sapa Candra.
8.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai man up
Baca
+Pustaka
LOVE BROTHER

LOVE BROTHER

Aku minta maaf. Pria yang memiliki manik hitam itu tersenyum. "Biarkan aku memelukmu." "
1011.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai man up
Baca
+Pustaka
Tuan Menjadi Gila Setelah Nyonya Pergi

Tuan Menjadi Gila Setelah Nyonya Pergi

Manisa berjalan mendekati pintu utama apartemen. “Tunggu.” Seorang pria menahan tangan Manisa. “Siapa kamu?” Manisa yang angkuh menepis tangan pria asing. “Apa kamu adik Mahira?” tanya pria itu. “Ya. Ada apa?” Manisa memperhatikan pria di depannya. “Apa kamu butuh uang?” tanya pria itu tersenyum. “Berapa kamu akan membayar dan untuk apa?” Manisa memperhatikan wajah pria itu dari atas hingga bawah.
1093.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai man up
Baca
+Pustaka
RAHIM PENGGANTI TUAN MANU

RAHIM PENGGANTI TUAN MANU

"Argh, sial!" Manu mengumpat, kemudian lantas dengan segera turun dari ranjang. Langkah pria itu terdengar begitu besar dan berat, sebelum akhirnya ditelan habis oleh suara bantingan pintu yang sepertinya hampir mampu membuat bangunan itu roboh.
109.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai man up
Baca
+Pustaka
Suami Adikku, Mantanku

Suami Adikku, Mantanku

Aku dan Kakakku Ratih, harus selalu menuruti semua keinginan Ibu, apapun titahnya mutlak dan wajib dilaksanakan. Berbeda sekali dengan Papa ku yang selalu memberi kebebasan dalam memilih apapun kepada anak anaknya. Namun kadang Papa pun manut saja apa kata Mama, karena kadang Mama akan merajuk dan mogok makan jika apa yang diinginkannya tidak tercapai. Papa adalah seorang penyabar dan sangat rendah hati pada siapapun, dia adalah pensiunan kepala sekolah di salah satu SMA negeri disini, dan seorang pengusaha walet. Namun akhir akhir ini Papa sering sakit sakitan, karena darah tinggi dan juga asam urat.
9.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai man up
Baca
+Pustaka
MENIKAHI TUAN MAFIA

MENIKAHI TUAN MAFIA

bentaknya. Satu pria berkulit hitam botak dan pria berambut gimbal di sampingnya seketika itu langsung bergetar di hadapan pria yang memiliki mata panda di wajahnya itu. Dengan wajahnya yang tirus seperti itu, Mia bisa tahu bahwa pria itu pasti seorang pemakai. “Dia tadi berusaha untuk kabur, karena itu aku memberinya pelajaran.” Satu tendangan di tulang kering membuat pria berkulit hitam itu mengasuh kesakitan. Ia mendapatkannya dua kali saat meraung-raung di depan bosnya itu.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai man up
Baca
+Pustaka
Gus Mantan

Gus Mantan

"Maafkan Nabhan." ***
1043.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai man up
Baca
+Pustaka
Si Manusia Kulkas

Si Manusia Kulkas

Brukk . “Aduh !” Gumam Rania yang terjatuh karena ditabrak oleh salah satu pria. Sebuah tangan mengulur, membantu Rania untuk berdiri kembali. Dengan cepat Rania memegang uluran tangan tersebut. Rania berniat untuk memarahi Pria itu, tapi sayangnya ketika Rania mengangkat wajahnya ia hanya terdiam dan menatap sosok wajah pria tampan yang berdiri tegak dihadapannya.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai man up
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status