Gairah Sahabat Suamiku
Dengan langkah cepat, ia menerobos kerumunan tamu yang tertawa riang, menyingkirkan gelas-gelas sampanye yang hampir saja menumpahi jasnya.
Sementara itu, jauh di belakangnya, Tuan Mark menyeringai. Pandangan matanya yang licik menatap punggung Lio yang menjauh.
"Maaf ya, Lio." gumamnya pelan, bibirnya menyeringai. "Malam ini aku ingin mencicipi istrimu yang cantik itu."
Tak ingin membuang waktu, Tuan Mark menoleh dan memberi isyarat halus pada pria bertubuh tegap mengenakan setelan safari hitam yang sudah sejak tadi berdiri di dekat pilar.