Saat Aku Tak Lagi Jadi TKW
Ya, meskipun kalau soal uang dia selalu perhitungan.
Sebagai seorang Singaporean, Mam Lusi adalah keturunan chinese yang bisa berbahasa melayu. Jadi, bahasa kami sehari-hari adalah bahasa campur-campur antara Inggris Singapura dan juga melayu.
"Haiya ... eat-lah. Have your dinner first, baru calling-calling."
"Yes, Mam. Thank you," jawabku sambil tersenyum dan perempuan berusia enam puluhan itu pun pergi meninggalkan dapur.