Pembantu Kesayangan Tuan Muda
sahut pria itu sambil berbalik pergi, tapi kemudian pria itu membungkuk sambil memegangi perutnya dan langkahnya terhenti, seperti sedang menahan sakit.
Atika bergerak cepat membantunya, memapahnya. “Tuan, ayo masuklah ke mobilku, Anda terluka! Kita ke klinik, lukamu harus diobati,” katanya sambil mati-matian menahan ngeri melihat darah di perut pria itu. Seketika dia teringat pada Kitty, kucingnya yang pernah mengalami luka di tempat yang sama dengan pria itu.
Atika mengebut, tiba-tiba dia seperti merasa deja vu, ingat bagaimana dulu dia berpacu dengan waktu demi menyelamatkan Kitty, kucingnya. Kali ini, Atika tak ingin gagal lagi.