Janji Selamanya
Saat mencium samar-samar aroma parfum wanita dari tubuh Steve, aku langsung menolak.
“Nggak perlu, aku ada urusan hari ini.”
Melihat sikapku, wajah Steve sempat tampak canggung, tapi dia masih mencoba membujuk lagi.
Cindy yang sudah duduk di sofa, mencoba menantangku,
“Kak Luna, kamu bilang ada urusan? Jangan-jangan mau bertemu teman SMA?”
Aku memandangnya dengan bingung.
Tidak ada yang tahu soal rencana perceraianku, selain aku dan pengacara. Apalagi soal pengacaraku yang ternyata adalah teman SMAku.
Hot Chapters