Suami Warisan
Keduanya sampai harus mengantri menunggu meja yang kosong.
Rengganis memejamkan matanya, mendadak saja kepalanya terasa pusing dan pundaknya terasa berat.
“Kenapa lo, Kak?” tanya Maya heran. Di jalan Rengganis kelihatan baik-baik saja, tapi semenjak melangkahkan kaki ke dalam Mall, wajah Rengganis mendadak memucat.
Rengganis menggeleng, “Enggak tau. Mual gitu.” Ada sesuatu yang naik dari lambungnya hingga dia menutup mulutnya.