Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tanpa Riuh Badai, Tanpa Hangat Mentari

Tanpa Riuh Badai, Tanpa Hangat Mentari

Dia menghela napas panjang. "Kamu lupa?" "Waktu kecil, kita tetangga." "Dulu kamu yang maksa ngajak aku janji, bilang kalau sudah besar mau nikah sama aku." "Terus, keluargamu pindah, aku nggak bisa lagi hubungi kamu." "Tiga tahun lalu akhirnya aku dapat kabarmu." "Nggak nyangka kamu setega itu, sampai lupa sama aku." "Malah jatuh cinta mati-matian sama bajingan kayak Jeremy!"
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai matahari minor tere liye
Baca
+Pustaka
Air Mata Aruna

Air Mata Aruna

Tak lama kemudian, Arumi membawa terang bulan berikut sendok dan dua gelas air sirup rasa leci yang langsung di sajikan pada meja di teras. “Dimakan Bang, terang bulannya enak itu,” dengan tanpa rasa canggung Arumi mempersilakan Lukman untuk mencicipi terang bulan yang telah ia beli. “Ayoo di makan Bang!” ajak Aruna dengan memberikan satu sendok untuk Lukman dan satu sendok untuknya. Arumi pun pamit masuk ke dalam saat dilihat kakaknya dan teman prianya sedang menikmati terang bulan yang ia bawakan.
910.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 347 kali sebagai matahari minor tere liye
Baca
+Pustaka
Saat Matanya Terbuka

Saat Matanya Terbuka

Dia segera mengangguk patuh. Mereka selesai berbelanja di jalan dan tiba di sebuah pertigaan jalan. Cuaca hari ini cukup bagus. Meski suhunya rendah, masih ada sinar matahari. Bahkan jika matahari tidak membawa banyak kehangatan, itu membuat seseorang merasa lebih baik dibandingkan dengan hari yang suram. "Tuan Lucas, apa kamu lapar?" "Tidak.."
9.54.8M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185.8K kali sebagai matahari minor tere liye
Tampilkan Ulasan (1744)
Baca
+Pustaka
Juli Anty
ceritanya bagus bgt good job author cm skrg kami dipersulit utk membaca tiap bab nya sedangkan novelnya ribuan bab kpn kami selesai baca klo poinnya makin kecil pdhl udh ntn iklan byk tp gk bisa buka bab please author tlog dipermudah ya biar kami makin semangat membaca novel ini maaf ya author ......
Syamsiah
greget bacanya karna panjang sekali,mau berhenti tapi isi ceritanya selalu bikin penasaran.aku tidak percaya ini sudah hari ke 25 aku membaca novel ini... sedangkan novel yang dibukukan setebal kamus bahasa inggris bisa ku selesaikan baca nya dlm waktu seminggu. novel ini bagus banget tiap bab nya...
Baca Semua Ulasan
Pura-Pura Mati

Pura-Pura Mati

Setelahnya, aku tidak ingat apapun lagi. Setelah entah berapa lama aku tidak merasakan apapun di dalam tubuhku. Tiba-tiba, aku merasakan tubuh ini seperti dijemur di bawah sinar matahari. Mengusik tidurku yang panjang, untuk membuka mata. Pelan tapi pasti aku bisa melihat di sekeliling tempat ini. Hamparan air dan biru, dan pasir putih mengapit diri ini.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai matahari minor tere liye
Baca
+Pustaka
Purnama

Purnama

tanya Bintang begitu ia ada di depan Purnama. "Papa ada di sini juga." "Jangan bawa Langit kalau kalian mau berkencan! Gak perlu dia menyaksikan kemesraan kalian." Surya maju dan mendekati Bintang. "Hei, Bung. Jangan asal bicara! Kami ke sini untuk menonton film anak-anak bukan untuk bermesraan." "Alasan. Kamu deketin Langit untuk dapat Purnama kan?"
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai matahari minor tere liye
Baca
+Pustaka
Mengejar Mentari

Mengejar Mentari

Mata Dzi terbelalak melihat nama kontaknya disimpan dengan “Yang Mulia Ratuku” ia sama sekali tidak mengira kalau Khalid akan melakukan itu padanya. Ia dianggap sebagai ratu oleh Khalid. “Ya sudah ya, Sayangku. Mas akan pergi dulu. Setelah urusan Mas selesai, Insya Allah Mas akan datang lagi, Assalamualaikum” “Waalaikum salam warahmatullah”
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai matahari minor tere liye
Baca
+Pustaka
Legenda Penjinak Monster

Legenda Penjinak Monster

Mata Sun Shu memancarkan cahaya dingin. Link memang luar biasa.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai matahari minor tere liye
Baca
+Pustaka
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Dian tertegun sejenak, lalu bertanya lagi, "Tuan, seperti apa matahari itu?" Wira menjawab dengan santai, "Matahari itu bola api yang besar, sekitar 1,3 juta kali lebih besar dari bumi yang kita pijak." "Apa?" seru Dian dengan kaget. "Tuan, apa itu benar? Matahari terlihat sangat kecil, mana mungkin matahari jauh lebih besar dari bumi?"
96.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196.6K kali sebagai matahari minor tere liye
Tampilkan Ulasan (2659)
Baca
+Pustaka
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Baca Semua Ulasan
Ksatria Pengembara Season 2

Ksatria Pengembara Season 2

MATAHARI belum lama tersembul di permukaan bumi. Maithatarun tegak terheran-heran di tepi timur Telaga Pasituhitam. ”Aneh... aneh... anehi" katanya berulang- ulang.
9.5242.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.7K kali sebagai matahari minor tere liye
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Terima kasih utk yg baru bergabung Yg belum baca Season 1 jgn lupa mampir y agar tahu jalan ceritanya dari awal penuh tantangan dan pertualangan Ksatria Pengembara harus menghadapi jago2 dari seluruh dunia yg namanya sudah melegenda seperti si budha hidup - ninja2 legendaris - saint emas dll trims
PANGERAN NAGA
Sayang untuk Fans lama jika KP harus tayang dari awal. Makanya dibuat 2 season. season 1 untuk fans KP yg baru season 2 untuk fans KP yg lama Season 1 di mulai dari chapter 1-87 season 2 dari chapter 88-dst jadi untuk yg baru baca harus dimulai dari season 1 nanti ceritanya akan nyambung
Baca Semua Ulasan
Mata Ketiga

Mata Ketiga

tutur halus sang ibu. Lydia terlihat masih sibuk dengan barang bawaannya. Terlihat satu tas ransel cukup besar serta sebuah travel bag warna merah siap dibawanya. Ibunya yang sedari tadi memperhatikan Lydia senyum-senyum sendiri. Dia berharap masa depan anak gadisnya itu lebih cerah saat pindah ke Jawa. Khususnya keistimewaan dari Lydia yang memiliki ‘Mata Ketiga’ karena dapat melihat penampakan makhluk halus, semoga tidak menghalanginya meraih cita-cita di kemudian hari.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai matahari minor tere liye
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status