MADU HITAM
Kegelapan hanya diterangi cahaya bulan, sementara keheningan malam mulai menyelimuti kota.
Tak kuat menahan rasa kantuk, Alena tertidur di sofa yang sangat empuk. Waktu berlalu begitu cepat. Tak terasa, jam telah menunjukkan pukul 08.30 pagi. Matahari bersinar terang di langit, menandakan hari telah berganti. Tangan mungilnya meraba-raba kasur, seolah mencari sesuatu dengan gerakan lembut dan tak pasti. Kelopak matanya terbuka perlahan, meski terasa berat. Ia sesekali menguap, sementara pandangannya yang kabur mulai fokus mencari tahu apa yang terjadi di sekelilingnya. "J-justin," teriaknya. Suara kecil itu penuh ketakutan dan kecemasan, matanya mencari sosok suaminya.
Hot Chapters