Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Nilakandi

Nilakandi

lirih Nilakandi yang langsung mendapat atensi penuh dari Diwana. “Hei, nggak, bukan itu maksudku. Aku tentu mencintai kamu karena kamu Nilakandi, bukan Biru. Aku juga udah nggak pernah mimpiin Biru lagi sejak ada kamu. Entah kenapa, mimpiku berubah,” jelas Diwana. “Berubah? Apa yang Kakak lihat?” “Diriku sendiri, menangis mengenakan pakaian rumah sakit.” ----
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai mawar biru lirik
Baca
+Pustaka
TERPAKSA NIKAH SMA

TERPAKSA NIKAH SMA

“Pergilah pergi kau takkan pedulikan kan kucoba lagi tuk belajar mencintai.” "Eyes blue or brown, can't remember." "Tak lagi terpikat senyumu yang memabukkanku." "Eyes Gren or brown, can't remember." "Harusnya kutahu memang kau bukan milikku... ." Mila mengakhiri lagu, ia tersenyum lebar kearah Bima. Matanya di penuhi binar bahagia.
1019.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 552 kali sebagai mawar biru lirik
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Dewa Pedang

Kembalinya Sang Dewa Pedang

Lagu itu berasal dari kitab biru milik Junjie, sebuah mantra yang dulu hanya bisa dimainkan dengan daun, tetapi kini terdengar lebih indah dengan seruling yang ia buat sendiri. Alunan nadanya melayang, membawa serta perasaan yang tak terucapkan. Kerinduan yang dalam, harapan yang tak pernah padam, dan keinginan untuk kembali pada sesuatu yang telah lama hilang. Ren Hui terus meniup serulingnya, matanya terpejam, membiarkan musiknya menyatu dengan angin. Cahaya bulan akhirnya menembus awan, jatuh tepat di atas Bunga Es Abadi. Daun-daunnya yang semula dingin dan beku kini memantulkan cahaya lembut, menciptakan kilauan seperti kristal yang berpendar di dalam kegelapan.
9.527.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 746 kali sebagai mawar biru lirik
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Yzuki_
hai... ceritamu bagus! mungkin kah kamu juga tertarik dengan ceritaku? mungkin sedikit berbeda dari yang lain. cerita fantasi lokal di dunia modern. tokoh utamanya anak SMA kembar cewek cowok. semoga kamu tertarik, terimakasih
Baca Semua Ulasan
Mentari di Balik Awan

Mentari di Balik Awan

Jadi dia hanya memberikan mereka senyuman daripada harus bersusah payah membalas perkataan mereka. Kini yang terdengar hanyalah suara berisik ketika air hujan menimpa atap gedung dan juga daun-daun lebar yang ada di taman tepat di depan gedung jurusan tempat Lian dan Awan berdiri. Mereka diam menikmatinya seperti sedang mendengarkan alunan musik dari alam. “Mengeluh itu ... tidak cocok untuk seseorang seperti saya ....” Lian mulai menggumam. Suaranya memang kecil. Tapi sudah cukup untuk membuat Awan menatapnya heran.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai mawar biru lirik
Baca
+Pustaka
Hasrat Liar Ibu Tiri Suamiku

Hasrat Liar Ibu Tiri Suamiku

tanya Putri penasaran. "Dari Mas Dewa!" "Apa?" Putri terkejut sekaligus kesal dengan Dira. "Maaf, Mbak. Kalau aku jujur dari awal obat itu dari Mas Dewa pasti Mbaknya enggak akan mau!" ucap Dira meminta maaf. Meski masih jengkel Putri mau memaafkan kesalahan Dira kali ini. "Kali ini aku maafkan, Dir. Tapi sekali lagi kamu berhubungan dengan Kak Dewa maka aku enggak mau maafin kamu!" ancam Putri.
7.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai mawar biru lirik
Baca
+Pustaka
Di Ujung Perpisahan

Di Ujung Perpisahan

"Penyesalan memang datang terlambat." Tepat sekali Indah mengatakan itu saat Biru masuk ke ruangannya dengan membawa sebuket bunga mawar. Melihat itu, dahi Arum sampai mengernyit. "Kalian rujuk?" Selidik Arum. Indah hanya mendengkus. Sedangkan, Biru menatapnya dengan berbunga-bunga. "Ini untukmu. Aku senang sekali karena transplantasimu berhasil."
1050.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai mawar biru lirik
Baca
+Pustaka
Mari Berpisah, Aku Menyerah

Mari Berpisah, Aku Menyerah

“Kalau warnanya diganti boleh nggak? Misalnya warna kuning, lavender, atau pink gitu nggak boleh kah?” Mira tertawa pelan mendengar pertanyaan nyeleneh dari Lora. “Nggak boleh ganti-ganti warna. Harus pakai warna itu. Nanti Allah bingung ngasihnya gimana.” “Iya ya….” Lora ikut tertawa menyadari pertanyaan konyolnya. Beberapa detik setelahnya, ia menghentikan tawanya dan kembali berpikir.
10212.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.2K kali sebagai mawar biru lirik
Baca
+Pustaka
Arus yang Membuatku Liar

Arus yang Membuatku Liar

"Apa kau terkejut melihatku? Ini rumahku. Kenapa aku nggak boleh balik?" Air mataku masih mengalir. Aku membenci diriku yang begitu lemah. Di saat seperti ini aku masih sedih dan patah hati. "Bukan, Sayang. Dengarkan penjelasanku." "Penjelasan apa? Apa kau masih ingin bilang kalian berdua sedang yoga di tempat tidur?"
17.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 479 kali sebagai mawar biru lirik
Baca
+Pustaka
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Mei Mei segera berlutut di lantai batu, keningnya menempel di permukaan yang dingin, napasnya tercekat di tenggorokan karena gugup. Kaisar sama sekali tak meliriknya. Seluruh perhatiannya tertuju padaku, matanya menelusuri jepit rambut kupu-kupu perak di rambutku dengan tatapan yang berat dan penuh perhitungan. "Kau memakai warna biru," ucapnya rendah, seolah baru menyadarinya. "Dan kau berbicara—padahal aku sempat berpikir kau akan tetap diam saja di tempatmu."
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai mawar biru lirik
Baca
+Pustaka
Dua Garis Sang Perawan

Dua Garis Sang Perawan

Dan malah menggoda, "Ya sudah telepon saja ayangnya untuk datang. Suruh nyuapin. Biar tambah semangat dan bikin bahagia. Kan kunci sehat bukan minum obat, tapi semangat dan bahagia, iyakan?" Luna mengerucutkan bibirnya dan kembali mencium aroma bunga lavender dan berkata, "Andai Saja ayangku tuh dekat. 24 jam bisa bersama. Tentunya aku tidak akan merana. Sayangnya dia jauh di pelupuk mata." "Oh, ceritanya sudah punya gebetan nih? Siapa? Orang luar negeri kah?" tanya Arkav penasaran.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai mawar biru lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status