Di Balik Senyum Istri
Ini terlalu sakit, bagi luka yang baru saja sembuh.
Satu jam yang lalu, ia baru percaya cinta itu nyata, tetapi dengan begitu mudah dipatahkan dengan cara yang cukup sadis. Ia dilupakan begitu saja, setelah merasa dinomor satukan.
[Bunda, pulangnya masih lama?]
Sebuah pesan singkat dari Meisya, membuat sepasang mata itu mengalihkan pandangan.
Sampai ketika gadis itu mengirimnya foto si Kembar yang tengah terlelap dengan pulasnya. Hatinya menjadi sedikit tenang. Hanya sedikit saja.