Sentuhan Adik Sahabatku
Dari atas, lantai satu tampak lebih luas, dengan meja-meja billiard tersusun rapi seperti papan catur raksasa.
Lantai dua terasa lebih privat. Di sisi kanan, deretan meja billiard lain diterangi pencahayaan yang lebih fokus. Di sisi kiri, ruang kerja bersekat kaca tampak menonjol.
“Ini ruang kerja bersama,” kata Birru sambil menunjuk. “Untuk urusan administrasi, meeting kecil, atau… ngopi sore.”
Jennar tersenyum. “Kelihatan serius.”