Malam Panas Tak Terlupakan dengan Konsulenku
Evelyn menarik tangan Aji, namun Aji tetap berdiri, menahan tubuhnya di tempat.
Ketika Evelyn menoleh, segera menjawab rasa penasaran Evelyn, ia melepaskan tanhan Evelyn lalu menunjuk nurse station yang ada di depan ICU.
"Di sana, Lyn. Mbakmu ada di sana!"
Evelyn tekejut, ia menatap nanar tempat yang ditunjuk oleh papanya itu.
"A-apa?" Desisnya dengan raut wajah syok. "Papa nggak bercanda, kan?"