Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kontrak Sandiwara Jadi Cinta

Kontrak Sandiwara Jadi Cinta

Gabriel Matsuka
Dina menghadiri acara temu jodoh yang telah diatur orang tuanya. Bukannya berkonsentrasi dengan pasangannya, perhatiannya teralih dengan duda beranak tiga yang duduk di belakangnya. Ia pun semakin muak mendengarkan permintaan calon suami yang terlalu mengada-ada. "Kita tidak cocok. Pergilah!" kata Dina mengusir Adam dari mejanya. Dina berniat pergi dari restoran tapi merasa tidak tahan mendengar hinaan yang keluar dari mulut wanita dari meja sebelah. "Kau gila berharap aku akan menjadi ibu dari ketiga anakmu!" Wahyu menahan tawanya dalam hati. "Kau tidak mau yah sudah, pergilah dari sini dan jangan menghinanya!" seru Dina dengan wajah jengkel. Maria yang menyaksikan semua itu dari kejauhan, bergegas mendekati Dina dan Wahyu. "Mama setuju dengan wanita ini, Wahyu. Kapan kalian akan menikah!?" Saksikan kelanjutannya hanya di Goodnovel Selamat membaca
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai meja pasien
Baca
+Pustaka
Jarak Rindu

Jarak Rindu

Kadang, cinta tidak perlu berlari. Ia hanya perlu seseorang yang cukup sabar untuk tetap berdiri di tempat yang sama—sampai yang lain berani pulang. Tujuh tahun lalu, Nayara Adinata pergi diam-diam ke luar negeri, meninggalkan Indonesia dan meninggalkan Elric Mahendra, lelaki yang pernah menjadi rumah teraman dalam hidupnya. Ia tak berniat kembali — sampai sahabat kuliahnya, Keira Adiwangsa, memintanya pulang untuk membantu perusahaan farmasi keluarganya yang tengah berbenah. Kini, Nayara kembali sebagai engineer dengan reputasi gemilang. Namun di balik meja rapat dan laporan teknis, ia mendengar suara yang dulu pernah menenangkan di antara bising dunia: Elric, kini direktur operasional perusahaan yang sama. Pertemuan itu membuat waktu berbalik. Bukan untuk menagih masa lalu, tapi untuk memahami bahwa beberapa perasaan tidak pernah selesai, hanya menunggu keberanian untuk kembali.
531 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai meja pasien
Baca
+Pustaka
Kepura-puraan yang Berujung Kejutan

Kepura-puraan yang Berujung Kejutan

Dalam perjalanan merayakan ulang tahun anakku, aku mengalami kecelakaan mobil. Saat terbangun, aku melihat anggota keluarga mengelilingi ranjang rumah sakit, lalu aku bercanda, "Maaf, kalian siapa?" Aku menahan tawa, ingin melihat bagaimana mereka akan menghiburku, si "pasien amnesia" ini. Apakah ibu dan suamiku akan menggenggam tanganku dengan penuh kasih? Atau anakku akan menerjang sambil menangis memanggil Mama? Namun aku tidak menyangka, mereka malah tertegun sejenak, lalu sama-sama menghela napas lega. Ibuku yang pertama kali berbicara, suaranya terdengar lega, "Bagus juga kalau lupa. Sebenarnya kamu cuma anak angkat Keluarga Kurniawan. Bella-lah putri kandung Keluarga Kurniawan yang sebenarnya." Suamiku juga menunjuk ke arahku, lalu berkata pada anak kami, "Kamu seharusnya panggil Tante." Belum sempat aku pulih dari keterkejutan, kulihat anak yang selama ini kulindungi mati-matian, menoleh dan langsung berlari memeluk putri palsu itu. "Mama! Aku seharian tadi main di luar, kangen sekali sama Mama!" Ternyata, amnesia ini malah persis seperti yang mereka harapkan. Kalau begitu, semua yang palsu ini, tidak perlu lagi dipertahankan.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai meja pasien
Baca
+Pustaka
ADNAN, Sang Pemilik Sistem Medis Terhebat

ADNAN, Sang Pemilik Sistem Medis Terhebat

Sinopsis Adnan, seorang pria sukses dan menjadi kebanggaan keluarga, dan bahkan berhasil menikahi wanita cantik di kotanya, tapi kesempurnaan itu terenggut oleh penyakit yang mematikan. Di hari operasinya, tidak ada yang mau datang menemuinya, orangnya membencinya, istrinya menceraikannya. Lantas, apa lagi yang ia punya. Ya, ia hanya punya semangat Hidup, hingga akhirnya operasi pun di laksanakan. Tapi itu tidak berjalan seperti yang dia harapkan, ia meninggal di meja operasi. Tapi hal tak terduga terjadi, sistem datang dan memberikan kehidupan untuknya, dan bahkan menjadikan dirinya dokter terhebat. Istrinya menyesal karena mendapatkan pria tak bertanggung jawab, usaha ayahnya bangkrut, restoran hanya tinggal kenangan. Tapi Aldan telah menjadi dokter terhebat, orangtuanya menyesal begitu juga mantan istrinya. Akhirnya, ia pun mendapatkan seorang istri yang cantik yang menemani sisa hidupnya.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai meja pasien
Baca
+Pustaka
Saat Aku Pendarahan, Suamiku Menemani Simpanannya

Saat Aku Pendarahan, Suamiku Menemani Simpanannya

Shanaya hampir meninggal di meja operasi akibat pendarahan hebat dari kehamilan ektopik. Namun, suaminya malah merayakan ulang tahun selingkuhannya dengan mewah. Dalam empat tahun pernikahan, Shanaya sangat merendah dan tidak peduli pada harga dirinya. Akan tetapi, dia tetap tidak mampu memenangkan hati suaminya. Hingga dia melihat suaminya memanjakan dan melindungi putri musuhnya itu dengan sepenuh hati, dia akhirnya menyerah dan pergi dengan meninggalkan selembar surat kesepakatan cerai. Shanaya kembali ke dunia kerja dan fokus meniti kariernya. Dia menghebohkan seluruh Kota Himar dan menjadi incaran kalangan atas. Melihat pria-pria yang bermunculan di sisi Shanaya, si presdir dingin pun tak bisa tinggal diam lagi. Dia turun tangan secara pribadi untuk menyingkirkan saingan asmaranya, lalu memojokkan Shanaya ke dinding. "Istriku, aku nggak setuju untuk cerai!"
9.420.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 563 kali sebagai meja pasien
Baca
+Pustaka
Mandul

Mandul

Permaisuri
"Dengan ini aku mentalakmu." Seketika luruh sudah pertahanan dari Riri Permatasari. Suaminya, Ayus Luminto telah mentalaknya. Lelaki berusia 30 tahun itu lebih memilih istri keduanya yang telah dinikahinya secara siri. Ayus berpaling darinya hanya karena setelah menikah selama 4 tahun, Riri tak kunjung hamil. Seakan hal itu membenarkan jika Riri seorang yang mandul. "Mas! Aku bahkan telah rela kau madu. Mengapa kau masih tega mentalakku?" tanya Riri dengan berurai air mata. Wanita yang telah berusia 23 tahun itu merasa kini hidupnya hancur. "Kau mungkin mau aku madu, tetapi tidak dengan Nissa. Maafkan aku Riri. Surat gugatan perceraian kita telah aku layangkan ke meja pengadilan agama. Maafkan aku, aku harus pergi karena Nissa tengah hamil muda," ucapnya sembari pergi meninggalkan Riri yang ambruk dilantai.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai meja pasien
Baca
+Pustaka
Ibu Meninggal, Suami Sibuk dengan Mantan

Ibu Meninggal, Suami Sibuk dengan Mantan

Ketika ibu mertuaku terkena serangan jantung, suamiku yang seorang spesialis kardiologi malah sibuk memasak untuk kucing mantan pacarnya. Aku meneleponnya, memintanya cepat pulang untuk menyelamatkan ibu mertua. Dia dengan dingin menjawab, “Nova, kamu sakit jiwa, ya? Berani-beraninya kamu mengutuk ibuku hanya demi memaksaku pulang!” Setelah mengatakan itu, dia langsung menutup telepon. Ibu mertuaku meninggal di meja operasi, sementara dia pergi menonton konser bersama mantan pacarnya. Keesokan harinya, dia pulang ke rumah dan melihatku memeluk kotak abu jenazah. Dengan marah, dia melemparkan tas hadiah yang dibawanya ke arahku. “Melda begitu perhatian pada ibuku, bahkan membelikan baju untuknya. Sementara kamu, sebagai menantu, cuma bisa mengajaknya berpura-pura agar aku kembali!" Aku tersenyum sinis. Ibunya sudah tiada, lantas untuk siapa baju itu?
9.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai meja pasien
Baca
+Pustaka
Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri

Serangan Balik Mematikan dari Mantan Istri

Ini keenam kalinya Daniel Fletcher melemparkan surat kesepakatan cerai sialan itu ke hadapanku dan memaksaku untuk menandatanganinya. Kali ini, aku tidak melawan. Daniel meletakkan pena yang dipegangnya. Pada saat itu, keheningan yang mencekam menyelimuti ruangan. Mata cokelat tuanya yang tajam menatapku lekat-lekat, seakan ingin menembus jiwaku. "Kenapa kali ini kamu begitu penurut, Samantha?" "Apa kamu lagi-lagi berencana memainkan suatu trik? Jangan lupakan statusmu, Nyonya Samantha." Aku melepas cincin rubi yang melambangkan identitas nyonya besar klan tersebut, cincin yang disematkan Daniel saat melamarku di suatu pulau. Aku pun meletakkan cincin itu perlahan di atas meja kerja yang pernah bersimbah darah dan tumpukan uang itu. Suaraku terdengar datar tanpa perasaan, seperti orang mati. "Nggak ada, Daniel. Aku cuma … lelah. Duniamu terlalu bising."
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai meja pasien
Baca
+Pustaka
Dia Menyesal Setelah Kehilanganku

Dia Menyesal Setelah Kehilanganku

Pada perjamuan keluarga, sebuah cincin lamaran tidak sengaja jatuh dari saku mantel Fendy. Bibi Vallore bercanda sambil menepuknya, “Dasar. Cepat nikahi Celine dan bawa dia pulang. Jangan sampai direbut orang lain!” “Lamar malam ini dan urus akta nikahnya besok!” Semua orang di meja tertawa riuh. Dengan wajah memerah, aku menunggu kalimat “menikahlah denganku” keluar dari mulutnya. Namun yang dia lakukan hanyalah mengambil cincin itu dari tanganku, lalu menyerahkan kepada asisten yang berada di samping. “Aku hanya membantu Vivi simpan sebentar.” Fendy mengusap rambutku seperti biasa, suaranya tetap lembut. “Anak baik, lain kali kita pilih cincin nikah yang benar-benar kamu sukai, ya.” Aku melihat kilatan kegembiraan yang tidak sempat disembunyikan di wajah sang asisten. Aku hanya tersenyum tipis. Fendy tidak tahu. Tidak akan ada “lain kali” bagi kami. Karena pernikahanku … akan berlangsung hari Minggu ini.
175 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai meja pasien
Baca
+Pustaka
Rahim 1 Miliar

Rahim 1 Miliar

“Aku ingin menjual keperawanan ku” ucap Ashana yang putus asa harus mendapatkan uang dari mana Ibunya harus di operasi sedangkan ia tak memiliki apapun lagi untuk di jual selain dirinya sendiri ** Pria yang duduk di sofa itu menatap lama pada Asha, “Payudaranya gede juga, di tambah masih perawan. Gue rasa gue mau tidur sama temen lo itu. Tapi ada syarat nya..” Seringai pria itu langsung muncul menatap lurus pada Asha, “Suruh temen lo buka bajunya di sini. gue juga harus mastiin barang nya bagus apa engga” ucapnya yang langsung di sambut tawa semua orang di meja itu Dan di detik itu juga Asha langsung berlari dari sana. Ia tak bisa. hingga suara seseorang menghentikannya, “Saya akan beli rahim kamu seharga 1 Miliar”
1015.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 569 kali sebagai meja pasien
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
1011121314
...
20
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status